Pemkab Sumbawa Segera Minta Tambahan Kuota

Sumbawa, PSnews – Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat petani di Kabupaten Sumbawa mengeluhkan terjadinya kelangkaan pupuk. Hal itu dikhawatirkan bakal berdampak pada hasil yang akan diperoleh petani terutama komoditas jagung. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa bersama pihak terkait telah menggelar pertemuan membahas masalah dimaksud.

Adapun hasil rapat yang dipimpin Sekda Sumbawa, dihadiri Asisten Administrasi Umum yang juga Plt Kepala Diskoperindag Sumbawa, Dinas Pertanian, Anggota Komisi II DPRD Sumbawa, produsen dari Pupuk Kaltim dan Petrokimia Gresik, serta distributor pupuk bersubsidi, yakni Pemda Sumbawa segera meminta tambahan kuota pupuk ke Pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Provinsi NTB, guna memenuhi kebutuhan petani. ‘’Kita sudah rapat terkait dengan kebutuhan pupuk di masyarakat sekarang yang nampak langka. Sehingga tadi solusinya, kita akan meminta kuota lebih besar ke Pemerintah Provinsi dan Pusat,’’ ungkap Sekda Sumbawa – Hasan Basri kepada wartawan.

Dijelaskan, pada pertemuan yang digelar di aula Hasan Usman lantai I kantor Bupati Sumbawa pada Jumat lalu, diketahui untuk kebutuhan pupuk ini sudah diatur dan sudah dihitung diawal tahun. Dimana masing-masing kebutuhan pupuk itu sudah sesuai dengan luas lahan pertanian sesuai RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Lebih jauh diterangkan, hasil hitungan yang dilakuan untuk kebutuhan pupuk urea sebesar 95.000 ton dan itu mendapat persetujuan dari Provinsi dan Pusat. Sementara untuk pupuk NPK, Sumbawa membutuhkan sebesar 90.000 ton, namun yang disetujui hanya 15.000 ton. ‘’Yang non subsidi tetap ada, yang subsidi ini yang ada kelangkaan, sehingga kita akan meminta kuota lebih,’’ tukasnya.

Sekda mengungkapkan, saat ini untuk pupuk urea sudah ada di gudang milik Pemda. Sementara untuk NPK baru sekitar 3.500 ton yang sudah ada di gudang, dimana pada 9 Februari besok dijadwalkan akan tiba tambahan sebesar 5.900 ton di Sumbawa. ‘’Kita juga akan memperketat pengawasan terhadap peredaran dan penjualan pupuk di lapangan,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published.