OPINI : Jangan Hanya Tutup Tambang Lantung, Pemprov NTB Harus Jemput Bola Urus Legalitas

Oleh : Didi Dirgantara, SE (Jurnalis) Tragedi longsor yang menewaskan tiga penambang di kawasan Lawang Tua, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk melihat persoalan tambang rakyat secara lebih utuh. Penutupan aktivitas tambang ilegal memang diperlukan, terutama demi mencegah jatuhnya korban jiwa kembali. Namun, persoalannya tidak boleh berhenti sebatas memasang garis polisi, menghentikan aktivitas, lalu menunggu masyarakat mengurus izin sendiri. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) justru harus lebih progresif. Jika wilayah tersebut memang telah ditetapkan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan secara aturan memungkinkan diterbitkannya Izin…

Shares

EDITORIAL: Jual Beli Medali PORPROV di Negeri Antah Berantah

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sejatinya merupakan panggung pembinaan olahraga daerah. Ajang ini dirancang untuk melahirkan atlet-atlet terbaik yang kelak mengharumkan nama provinsi di tingkat nasional bahkan internasional. Namun, cita-cita luhur itu akan kehilangan makna apabila kompetisi justru dicederai oleh praktik-praktik yang mengkhianati semangat sportivitas. Di Negeri Antah Berantah, isu dugaan jual beli medali kembali menjadi perbincangan. Bisik-bisik mengenai adanya “main mata” antara oknum pengurus cabang olahraga tingkat provinsi (Pengprov) dengan pengurus cabang olahraga kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) terus berembus setiap kali Porprov digelar. Medali yang seharusnya menjadi simbol prestasi atlet disebut-sebut berubah…

Shares

Toxic Tapi Dicintai : Mengapa Kita Tak Bisa Lepas Dari Media Sosial ?

Nur Aziza Ilmi. Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang Media sosial merupakan sebuah platform yang berfungsi untuk mempermudah manusia dalam bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain. Kehadirannya telah merevolusi cara manusia berkomunikasi, membangun relasi, dan mengekspresikan diri. Tanpa disadari, media sosial perlahan mengambil alih sebagian identitas dan harga diri setiap yang menggunakannya. Sebagian besar individu menganggap media sosial sebagai “penenang digital”. Artinya manusia menganggap media sosial sebagai tempat pelarian dari kesepian dan wadah untuk mencari penerimaan sosial. Banyak orang meyakini bahwa media sosial adalah teman, padahal di balik kemudahan dan keindahannya,…

Shares

OPINI : Katakan “TIDAK” pada Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan !

Oleh : Ulva Hiliyatur Rosida(Dosen & Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI NW Samawa) Baru saja Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (02 Mei 2025), namun peringatan tersebut justru dinodai oleh berita-berita yang berseliweran di jagat maya yaitu tindakan tidak senonoh dan menyeleweng dari norma-norma kebaikan, diantaranya norma agama, norma hukum, norma kesopanan, dan norma kesusilaan yang tak lain dan tak bukan adalah aksi kekerasan seksual! Miris! Kekerasan seksual telah diatur dalam undang-undang. Kekerasan seksual dalam undang-undang nomor 12 tahun 2022 dinyatakan bahwa segala perbuatan yang memenuhi unsur tindak…

Shares

Perspektif Malthus : COVID-19 Part 2 Ancaman dan Dilema Ekonomi Indonesia?

M. Ridho Rezkita Mashasiswa Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Mataram Setelah kurang lebih setahun semenjak masa transisi pandemi ke epidemi pada tahun lalu, kasus penyebaran subvarian baru virus COVID-19 kembali marak terjadi di tahun ini. Dilansir dari CNBC Indonesia,  kasus ini kembali meningkat sejak akhir Oktober 2023 dengan kenaikan angka mencapai 267 kasus per minggunya yang semula hanya berkisar 30 sampai 40 kasus. Lonjakan kasus penyebaran virus ini terbilang cukup masif, dan berpotensi besar mengulang kembali era pandemi pada tahun sebelumnya. Merebaknya penyebaran varian baru COVID-19 seolah  mengisyaratkan agar masyarakat…

Shares

OPINI : Tradisi Merantau dan Festival Rakik-Rakik di Maninjau

Oleh : Dendi Azani Pratama (Mahasiswa Sastra Minangkabau Universitas Andalas) Merantau dalam tradisi Minangkabau dipercaya timbul karena adanya sistem matrilineal. Sistem ini membuat lelaki Minang hanya mendapatkan sedikit bagian atau tidak sama sekali harta pusaka atau warisan dari keluarganya. Selain itu, orang Minang juga punya pandangan bahwa merantau adalah sarana untuk belajar lebih banyak hal. Pengalaman atau ilmu yang didapatkan dari perantauan diharapkan membuat seseorang menjadi lebih berguna dalam masyarakat ketika kembali ke kampung halaman. Etnis Minangkabau dikenal sebagai salah etnis yang suka merantau. Secara historis tradisi merantau sudah mulai…

Shares

OPINI : Kualitas Hidup di Sumbawa Barat Tertinggi ke-3 di NTB, Menyusul Kota Mataram dan Kota Bima

Penulis : Tamiem Daiky (Pengamat) Pembangunan manusia merupakan sebuah pendekatan dalam pembangunan suatu daerah. Pembangunan manusia berkaitan dengan kapasitas dan kemampuan manusia dalam menentukan pilihannya. Contoh sederhana terkait kemampuan penentuan pilihan adalah seorang penduduk yang ingin berobat pada rumah sakit ditentukan dengan kapasitasnya terkait pengetahuan dan informasi yang dimiliki serta kemampuannya dalam mengakses rumah sakit tersebut dimana aksesibilitas itu sendiri berkaitan dengan ketersediaan rumah sakit dan transportasi penunjang. Pembangunan manusia juga berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Dari sudut pandang pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat memberikan pengaruh positif pada pengembangan kehidupan…

Shares

OPINI : Etika dalam Bersosial Media di Zaman Sekarang

oleh : Liana Safitri (Mahasiswi Fakultas Keperawatan STIKES GRIYA HUSADA Sumbawa) Kata media sosial atau yang biasa kita singkat menjadi medsos pasti sudah tidak asing lagi bagi kita. Seiring dengan perkembangan zaman media sosial menjadi semakin populer. Berdasarkan laporan yang dibuat oleh perusahaan media asal Inggirs We Are Social yang bekerja sama dengan Hootsuite, dari total populasi di Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, 61,8%-nya merupakan pengguna aktif media sosial yang berarti sebanyak 170 juta. Pengguna media sosial di indonesia pasti bertambah dari tahun ke tahun. Dari banyaknya pengguna media sosial…

Shares

OPINI : MXGP Samota Sumbawa, Dari Sumbawa Gemilang Bicara Dunia

Oleh : Abdul Ma’ruf Rahmat SP (Mahasiswa  Program Studi Manajemen Inovasi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Teknologi Sumbawa) Motor Cross Grand Prix (MXGP) Samota Sumbawa adalah event internasional yang menghadirkan pembalap dari berbagai Negara. Kehadiran mereka adalah tamu bagi kita tau dan Tana Samawa. Karena setidaknya mereka hadir selama 3 hari  di perhelatan Dahsyat tersebut.  Tiga hari  tersebut adalah waktu yang sangat penting bagi kontestan, penyelenggara maupun masyarakat di Sumbawa. Suksesnya event ini akan menjadi bukti bahwa NTB khususnya Sumbawa mampu menggelar event internasional dan sebagai penguit pembangunan di Daerah.  Untuk…

Shares

OPINI : Peningkatan Pengetahuan Kesehatan tentang Bahaya Merokok pada Remaja di STIKES GRIYA HUSADA Sumbawa

Oleh : Galuh Permatasari, S. Tr.Keb., M. H (Stikes Griya Husada Sumbawa) Merokok merupakan suatu kegiatan membakar dan/atau menghisap rokok dari salah satu produk tembakau, termasuk rokok daun nipah, rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman Nicotiana Tabacum, Nicotiana Rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin, tar, dan zat adiktif dengan atau tanpa bahan tambahan. Merokok memberi dampak buruk baik dari segi kesehatan maupun ekonomi. Dari segi kesehatan, rokok mengandung 4000 zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan, seperti Nikotin yang bersifat adiktif…

Shares