Pelebaran Jalan Garuda, Pemda Harus Pikirkan SDN Lempeh

Sumbawa, PSnews – Pelebaran jalan Garuda akan berdampak pada penyempitan bangunan SD Negeri Lempeh Kecamaran Sumbawa. Dipastikan ada ruang kelas yang harus dibongkar. Hal ini mengundang sorotan Wakil Ketua DPRD Sumbawa – Kamaluddin. Kamaluddin yang ditemui Kamis (2/3/2017) meminta kepada Pemda agar memikirkan kondisi tersebut. Meski ia mengakui pentingnya kelanjutan pembangunan jalan Garuda ini karena sudah menjadi program daerah.
Terhadap lahan warga yang terkena dampak dari kelanjutan pembangunan ini, nantinya ada tim Aprisal yang melakukan penilaian. Pembayaran ganti rugi terhadap masyarakat bisa dilakukan secara bertahap, ketika keuangan daerah terbatas. “Kalau persoalan kemampuan keuangan daerah, ketika membangun fisiknya bantuan dari Pusat, ya pembebasan saja dari daerah. Bebaskan sesuai dengan tahapnya, kalau bisa tuntaskan sekaligus,’’ tandas Politisi PPP Sumbawa ini.

Selain lahan masyarakat, SD Negeri Lempeh juga terkena dampak dari program tersebut. Ada sekitar dua bangunan kelas yang nantinya akan dibongkar ketika pengerjaan jalan sudah dilakukan. Sementara saat ini saja di sekolah tersebut cukup kesulitan dalam menampung para siswa. Bahkan ada siswa yang terpaksa sekolah siang hari karena kekurangan ruang kelas. “Pemda harus pikirkan SD Lempeh ini karena ada ruang kelas yang akan hilang. Mau dibuat bangunan bertingkat atau dibuatkan sekolah baru itu soal teknis. Pelebaran jalan itu penting karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Namun proses belajar mengajar juga tidak kalah pentingnya. Karenanya kedua sektor itu harus berjalan seiring. Jangan sampai salah satu dikorbankan,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *