OPINI : Sosialisasi Perilaku Cuci Tangan sebelum Vulva Hygiene pada Remaja di Kelurahan Brang Bara

Oleh : Galuh Permatasari, S.Tr.Keb.,M.H (Dosen kebidanan STIKES Griya Husada)

Pandemi merupakan wabah penyakit yang menjangkit secara serempak dimana-mana, meliputi daerah geografis yang luas. Pandemi merupakan epidemi yang menyebar hampir ke seluruh negara atau pun benua dan biasanya mengenai banyak orang. Pandemi juga merupakan penyakit yang harus sangat diwaspadai oleh semua orang, karena penyakit ini menyebar tanpa disadari. Untuk mengantisipasi dampak pandemi yang ada disekitar kita maka yang kita lakukan adalah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang ada disekitar kita.

Coronavirus Disease (Covid-19) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru ditemukan dan dikenal sebagai sindrom pernafasan akut atau parah virus corona 2 (SARS-CoV-2). Dari data Analisis Covid-19 Indonesia Pada awal tahun 2021 terjadi kenaikan kasus sebesar 7.3% (48,435 vs 51,986). Dari presentase tersebut terdapat 17 Provinsi yang mengalami kenaikan kasus dan 17 provinsi yang mengalami penurunan kasus. Coronavirus Disease ialah jenis penyakit yang belum teridentifikasi sebelumnya oleh manusia, virus ini dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak erat yang sering terjadi, karenan penyebarannya yang begitu cepat pemerintah menghimbau masyarakat agar tetap menggunakan masker, Dan menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan.

Ditengah masa pandemi yang kian meningkat, remaja putri memiliki kekhawatiran tersendiri akan dirinya, yang dimana seorang remaja perlu menjaga kebersihan diri nya dengan ekstra. Masa-masa remaja merupakan masa-masa  pubertas. Pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja sangatlah penting. Kesehatan reproduksi diartikan sebagai suatu kondisi yang menjamin bahwa fungsi reproduksi, khusunya proses reproduksi dapat berlangsung dalam keadaan sejahtera fisik, mental maupun sosial dan bukan sekedar terlepas dari penyakit atau gangguan fungsi alat reproduksi. Berbagai penyakit dalam golongan PMS disebabkan oleh kuman yang berbeda, namun sering  memberikan  keluhan  dan gejala yang sama, salah satu tanda gejala yang sering ditemukan pada penyakit menular seks adalah keputihan.

Pengabdian kepada masyarakat bertema Sosialisasi Perilaku Cuci Tangan sebelum Vulva Hygiene Pada Remaja di RT. 05 / RT. 05 Kelurahan Brang Bara dapat memberikan informasi dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pada remaja.

Di Indonesia sebanyak 75% wanita pernah mengalami keputihan minimal satu kali dalam hidupnya dan 45% diantaranya bisa mengalami keputihan sebanyak dua kali atau lebih.

Kegiatan penyuluhan yang bertema Perilaku Cuci Tangan sebelum Vulva Hygiene Pada Remaja di selenggarakan di RT. 05 / RT. 05 Kelurahan Brang Bara pukul 09.00 WITA dengan jumlah peserta berkisar 20 Remaja.

Adapun prosedur kegiatan penyuluhan “Perilaku Cuci Tangan sebelum Vulva Hygiene pada Remaja” yaitu semua Remaja melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum masuk ke ruangan, peserta yang mengikuti penyuluhan “Perilaku Cuci Tangan sebelum Vulva Hygiene Pada Remaja” diarahkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker dan menjaga jarak. Setelah peserta penyuluhan terkumpul dan suasana sudah tertib, maka moderator akan membuka acara selama 3 menit dengan salam pembuka, perkenalan, menyampaikan maksud dan tujuan dari acara penyuluhan dan dilanjutkan dengan sambutan dari komumitas ketua remaja putri selama 5 menit. Seusai sesi pembukaan, maka moderator akan mengalihkan acara ke sesi penyampaian materi, dimana pada sesi penyampaian materi akan diisi oleh satu pemateri dalam kurun waktu 20 menit dan dilanjutkan dengan sesi mempraktikkan cara cuci tangan dan Vulva hygiene yang benar bersama dengan menggunakan media liflet yang telah disediakan. Setelah pemateri selesai menyampaikan materi, maka moderator akan mengambil alih acara untuk membuka sesi Tanya jawab kepada para peserta serta pemberian doorprize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri selama 15 menit. Setelah sesi Tanya jawab selesai, maka moderator akan mengalihkan acara ke acara penutup yang dimana akan diisi dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan informasi kepada remaja putri pentingnya menjaga kebersihan genitalia dengan tetap menjaga kebersihan diri mencuci tangan sebelum menyentuh daerah kewanitaan.

Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan kepada remaja putri di RT 05 / RW 05 Kelurahan Brang Bara terkait Perilaku Cuci Tangan sebelum Vulva Hygiene. Menurut WHO (2009) cuci tangan adalah suatu prosedur/ tindakan membersihkan tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir atau Hand rub dengan antiseptik (berbasis alkohol). Sedangkan menurut James (2008), mencuci tangan merupakan teknik dasar yang paling penting dalam pencegahan dan pengontrolan infeksi. Perawatan diri atau kebersihan diri merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Pemenuhan vulva hygiene dilakukan dengan cara yang tepat dan benar dapat mencegah terjadinya keputihan dan berbagai penyakit infeksi genitalia lainnya. (***)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published.