Jembatan Putus, Tiga Desa di Orong Telu Terancam Terisolir

Sumbawa, PSnews – Hujan deras yang mengguyur Pulau Sumbawa belakangan ini ternyata tidak hanya berdampak pada terjadinya banjir bandang di Kota Bima yang berakibat pada kerusakan sejumlah infrastruktur. Di wilayah Kabupaten Sumbawa sendiri juga terjadi kerusakan infrastuktur di sejumlah kecamatan. Namun kerusakan terparah yakni jebolnya jembatan limpas di Desa Sebeok Kecamatan Orong Telu pada Kamis malam (22/12/2016). Ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan akses transportasi dari Sumbawa menuju tiga desa di Kecamatan Orong Telu terputus.

Bencana ini diinformasikan oleh Kades Sebeok – Syamsul Hidayat pada Pulau Sumbawa News Jumat (23/12/2016). Diungkapkan, hujan deras yang terjadi pada Kamis malam lalu sekitar pukul 20.00 Wita menyebabkan air di sungat Sebeok meluap. Kemudian luapan air menghantam jembatan limpas yang menghubungkan antar desa di wilayah setempat. Akibatnya, tiga desa di wilayah yaini Desa Sebeok, Desa Mungkin dan Desa Kelawis terancam terisolir. Sebab arus transportasi masyarakat menjadi terputus. “Paginya saya bersama staf desa mengukur menggunakan alat seadanya. Putusnya jembatan itu sekitar 9 meter. Itu satu-satunya jembatan penghubung ke kecamatan,’’ ungkapnya.

Kades Sebeok – Syamsul Hidayat

Ia menambahkan, hujan deras itu juga mengakibatkan puluhan hektar lahan persawahan terendam banjir. Tanaman padi milik 11 petani tidak bisa digunakan. Padahal mereka belum lama ini melakukan proses nanam. ‘’Syukurnya tidak ada korban dari masyarakat. Cuma ada dua ternak kambing warga yang hanyut dibawa banjir,’’ ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengeluhkan rusaknya jalan diwilayah sekitar. Hal itu dirasakan semakin parah saat musim hujan ini. Apalagi disisi kiri dan kanan badan jalan tidak terdapat saluran drainase. Sehingga batu dan tanah yang dibawa aliran air saat hujan menumpuk di jalan.

Terhadap kejadian tersebut, pihaknya berharap agar Pemkab Sumbawa segera melakukan penanganan. Terutama terhadap akses transportasi yang lumpuh total, akibat jembatan yang putus. Selain itu, petani juga berharap ada bantuan dari Pemda terhadap lahannya yang rusak akibat banjir. ‘’Kami sudah bersurat ke Bupati. Bahkan sudah bertemu dengan Sekda dan BPBD. Terhadap hal ini BPBD akan turun melakukan tinjau lokasi,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *