Pengiriman Ternak ke Luar Daerah Naik 15 Persen

Sumbawa, PSnews – Pada awal bulan Ramadhan ini jumlah pengiriman sapi Sumbawa ke luar daerah semakin meningkat dari biasanya. “Jumlah pengiriman ternak selama bulan puasa terjadi peningkatan sekitar 15 persen dibanding sebelumnya,” ungkap Kepala Sub Seksi Pelayanan Operasional Pelaksanaan pada kantor Karantina Kelas I Sumbawa Besar – Abdul Salam yang ditemui Kamis (9/6/2016).
Rata-rata hewan yang dikirim ke luar daerah itu mencapai 15 ekor per truk. Sehingga per hari bisa mencapai 4 atau 5 truk. Artinya, ada sekitar 60 – 70 ekor hewan yang dikirim ke luar daerah per harinya. “Pengiriman dilakukan antar pulau, dan ada juga antar Provinsi,’’ demikian Abdul Salam.

Abdul Salam
Abdul Salam

Proses pengiriman ternak besar dari Pulau Sumbawa ke luar daerah, terlebih dahulu harus melalui kantor Karantina Hewan Kelas I Sumbawa Besar. Seluruh ternak yang ingin diberangkatkan, terlebih dahulu harus diperiksa kesehatan serta dokumen lainnya.
Pengiriman ternak ke luar daerah dilakukan setiap hari melalui sejumlah pelabuhan di Pulau Sumbawa, seperti pelabuhan feri di Sape, pelabuhan laut di Bima, pelabuhan laut Badas, dan pelabuhan feri penyeberangan Poto Tano. “Jadi itu pelabuhan potensi untuk proses pengeluaran ternak yang berasal dari Pulau Sumbawa,’’ papar Andul Salam.

Dijelaskan, kalau kuota pengiriman ternak besar seperti sapi, kerbau dan kuda diatur oleh Dinas Peternakan Provinsi NTB. Proses pengirimannya dilakukan di Dinas Peternakan Kabupaten/Kota setempat. Sebelum masuk karantina, harus ada rekomendasi izin pengeluaran dan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Setelah masuk ke instalasi karantina, dilakukan proses tindak karantina, seperti pemeriksanaan, pengasingan, perlakuan, sampai proses pembebasan dikeluarkan sertifikat karantina.

Kalau ada indikasi penyakit, lanjut Abdul Salam, maka ternak tersebut tidak bisa diberangkatkan. Sementara kalau dinyatakan sehat, maka ternak besar seperti sapi, kerbau, dan kuda ini siap dikirim.  “Yang kita antisipasi di sini adalah antrax dan SE. Hewan yang dinyatakan sehat oleh petugas karantina, bisa diberangkatkan ke luar daerah,’’ tandasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *