Abdul Rafiq : Masalah Cafe Sampar Maras Sudah Final, Ratakan !

Sumbawa, pulausumbawanews.net – Setelah sempat ditutup tahun lalu, aktifitas cafe Sampar Maras Labuhan Badas kembali marak.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq menegaskan, bahwa masalah Cafe Sampar Maras sudah final. “Tak ada perdebatan lagi terkait aktifitas cafe di Sampar Maras. Itu sudah final. Bila terbukti beraktifitas lagi, segera ratakan dengan tanah,” tegas Rafiq melalui grup WhatstApp Sabalong Samalewa Jumat (16/12/2022).

Rafiq mengatakan, bahwa pihaknya bersama Bupati dan segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda) telah melakukan penutupan pada tahun 2021 lalu. “Kita tidak boleh memberikan ruang bagi sesuatu yang bisa menimbulkan mafsadat atau mudharat bagi Tau dan Tana Samawa,” tandasnya.

Ia meminta kepada pemerintah untuk mengecek lokasi dan segera mengambil tindakan tegas.

Penyegelan Cafe Sampar Maras tahun 2021 lalu

Indikasi cafe Sampar Maras kembali marak diawali oleh pernyataan Ketua MUI Sumbawa Syukri Rahmat, SAg di sebuah media massa lokal belum lama ini. Melalui grup WA, Ustadz Syukri kembali menegaskan, pihaknya telah mendapat informasi valid bahwa terdapat salah seorang pekerja di Cafe Sampar Maras yang terindikasi positif HIV AIDS. “MUI tidak punya wewenang untuk menutup itu. MUI bukan pemerintah. MUI sebagai wadah tempat bernaungnya ulama, zu’ama dan para cendikiawan, tidak punya kewenangan untuk menjadi eksekutor. Itu tugas pemerintah. MUI mengingatkan pemerintah, jangan sampai kejadian 2013 terulang kembali di Sumbawa. Kejadian 2013, semua bermula dari Cafe Batu Gong. Kemudian, kenapa Sampar Maras ? Karena informasi valid yang masuk kepada Kami di MUI adalah, para pekerja di sana telah terkena HIV AIDS. Marilah, kita bersama-sama, bangun komitmen, selamatkan Sumbawa ini dari segala sesuatu yg dapat mendatangkan bencana, bahkan mendatangkan laknat Allah SWT,” ajak Ustadz Syukri.

Sementara itu Kadis Pol PP Kabupaten Sumbawa Abdup Haris yang dikonfirmasi menyatakan, pihaknya segara akan mengambil langkah tegas. “Setelah sholat Jumat kita akan bicarakan masalah ini,” tandasnya. (PSa)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *