Proyek Pembangunan Puskesmas Alas dan Tarano Mulai Ditender

Sumbawa, PSnews – Pembangunan Puskesmas Alas dan Tarano direncanakan akan dimulai di tahun 2021. Saat ini, kedua paket pembangunan yang bersumber dari Dana Alokai Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan tersebut, sedang proses tender di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sumbawa.

‘’Kaitan dengan pembangunan fisik Dinas Kesehatan (Dikes) tahun 2021 dari DAK Kementerian Kesehatan. Ada beberapa paket. Misalnya dua unit Puskesmas yaitu Alas dan Tarano masing-masing nilainya Rp 8 Miliar. Kondisi saat ini dokumen tendernya sudah sampai di ULP, dan sudah ditender,’’ ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa – Abdul Malik, kepada wartawan.

Selain pembangunan dua unit puskesmas, terdapat juga 4 paket pembangunan rumah dinas. Yakni berlokasi di Kecamatan Tarano, Labangka, Lantung, dan Lopok. Masing-masing nilai anggarannya sebesar Rp 500 juta bersumber dari DAK. Dokumen tendernya sudah berada di Bagian PBJ, namun belum diumumkan.

Malik berharap, proses tender berjalan dengan lancar. Sehingga pembangunannya bisa tuntas pada bulan November mendatang. Namun jika tendernya mundur, maka akan jatuh tempo pada bulan Desember. Hal ini akan menyulitkan pihaknya untuk menerapkan denda jika terjadi keterlambatan pembangunannya. ‘’Dengan kondisi dilelang hari ini, maka 6 bulannya jatuh pada bulan November. Tetapi kalau molor, maka jatuh temponya pada bulan Desember, maka susah kita denda kalau terjadi keterlambatan, karena tahun anggaran baru,’’ pungkasnya.

Dikutip dari laman lpse.sumbawakab.go.id dua pembangunan puskesmas ini masing-masing diberi nama paket yaitu Pembanguan Baru UPT Puskesmas Kecamatan Tarano, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp. 7.947.241.573,54. Kemudian, Pembangunan Baru UPT Puskesmas Kecamatan Alas, HPS Rp. 7.948.117.666,36,. Sesuai jadwal, pendaftaran tender keduanya berakhir pada tanggal 22 April 2021. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *