Miris, Siswi SMP ini Digilir 3 Pemuda

Bima, PSnews – Sungguh miris nasib yang menimpa gadis dibawah umur yang masih duduk di bangku SMP ini. Berawal dari kenalan di facebook, gadis lugu sebut saja bernama Bunga (15 tahun ) ini terbius dengan cumbu rayu seorang remaja berinisial MM alias DNT (15).

Kasubbag Humas Polres Bima Kota IPTU Jufrin membenarkan kejadian miris tersebut. “Kasus pemerkosaan terhadap seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP itu diduga dilakukan oleh MM alias DNT (15), remaja asal Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima,” beber Jufrin.

Selain itu, ada juga pelaku lainnya dalam kasus ini yaitu melibatkan pelajar berinisial MR (16), warga Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Kedua terduga pelaku telah diserahkan orang tuanya ke Polres Bima Kota pada Sabtu (13/3/2021) lalu.

Disamping itu, ada juga seorang terduiga pelaku pemerkosaan lainnya yakni mahasiswa berinisial AS (19) yang merupakan warga asal Kecamatan Langgudu, yang kini masih dalam pencarian petugas.

Jufrin memaparkan, kasus ini bermula ketika korban dan MM alias DNT saling kenal melalui media sosial Facebook. Kemudian MM mengajak korban ke salah satu kos-kosan yang ada di Lingkungan Karara, Kelurahan Monggonao, Kota Bima. “Setibanya di kos-kosan itu, MM memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Usai disetubuhi oleh MM, korban harus melayani salah satu teman MM, karena mengaku anak Ketua RT sambil mengancam korban akan menikahkan mereka. Takut dengan ancaman itu, korban pun harus pasrah. Setelah kedua remaja itu memperkosa korban. “Pelaku lainnya yang menyetubuhi Bunga adalah seorang mahasiswa berinisial AS (19) yang kini masih dalam pencarian petugas,” jelasnya.

Jufrin melanjutkan, tidak terima diperlakukan seperti itu, korban melaporkan kejadian yang menimpanya ini ke keluarganya. Orang tua korban langsung mendatangi Polres Bima Kota untuk melaporkan kejadian itu secara resmi.

Saat ini, kasus tersebut dalam penyelidikan Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota. Kedua terduga pelaku yang diserahkan oleh orang tuanya sedang diperiksa penyidik. Sedangkan AS, masih dalam pencarian.

Dan pihak Penyidik sudah melakukan visum pada korban, untuk dijadikan alat bukti dalam proses kasus ini. (PSp)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *