392 Koperasi Terdaftar, 85 Diantaranya Tidak Aktif

Sumbawa, PSnews – Hingga saat ini ada sekitar 392 koperasi yang terdaftar di Kabupaten Sumbawa. Namun dari jumlah itu, cukup banyak yang sudah tidak aktif beroperasi. Sehingga hal itu menjadi tantangan Pemda kedepan, meminimalisir jumlah koperasi yang tidak aktif.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Sumbawa – H Mahmud Abdullah dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 70 di Kabupaten Sumbawa pada Minggu (6/8/2017) di taman Mangga. Dalam UUD 1945 pasal 33 dinyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan dan bangun usaha yang sesuai dengan itu adalah koperasi.

Diungkapkan, diusia koperasi yang ke-70 tahun, banyak koperasi yang telah maju dan dapat memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat sekitarnya. Koperasi-koperasi tersebut memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pendapatan, sehingga tingkat kesenjangan atau ketimpangan ekonomi dapat dikurangi.

Meski begitu, pihaknya juga menyadari masih banyak koperasi yang belum berhasil, memiliki permasalahan intern, kesulitan permodalan dan persoalan organisasional lainnya. Masih banyak pula anggapan negatif dan pandangan pesimis sebagian masyarakat terhadap peran dan fungsi koperasi. Di Kabupaten Sumbawa sendiri dari total 392 koperasi, terdapat 207 koperasi aktif dan 185 koperasi yang tidak aktif. ‘’Walaupun jumlah koperasi yang aktif masih lebih banyak, namun itu semua merupakan tantangan yang harus kita hadapi untuk meminimalisir jumlah koperasi yang tidak aktif,’’  ujarnya.

Peringatan Harkopnas itu juga menggelar talkshow yang menghadirkan gerakan koperasi, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum. Wabup berharap kegiatan talkshow yang digelar Diskoperindag menjadi media yang tepat untuk membangun sensitifitas dan kesadaran semua pihak dalam menyikapi berbagai permasalahan yang dihadapi perkoperasian di daerah. Diperlukan tindakan konkrit dalam membangun cara pandang maupun dalam mengelola koperasi secara baik dan benar, dan juga kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat mendorong peningkatan kualitas koperasi yang ada di kabupaten Sumbawa, sebab kegiatan koperasi diharapkan akan mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi tingkat pengangguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan, mendinamisasi sektor riil, dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *