Ditarik Karcis, Pengunjung Lomba Drumband ‘HUT NTB’ Kecewa

Mataram, PSnews – Sejumlah pengunjung lomba drumband marchingband se NTB di Gedung Olah Raga (GOR) Turida Kota Mataram, Sabtu (17/12/2016) mengaku kecewa dengan adonan panitia lomba. Selain gedungnya sempit, para pengunjung juga diwajibkan membayar karcis sejumlah Rp15 ribu per orang.

Antrean pembelian tiket

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Sumbawa, Nunung Edp menyesalkan momentum Hari Ulang Tahun NTB tercinta ini dicemari dengan pelayanan panitia yang berorientasi komersil dan tidak profesional.

“Baru kali ini dalam sejarah lomba drumband dalam rangka meneriahkan HUT NTB para pengunjung ditarik karcis,” ungkap Nunung yang mengantar putrinya jadi peserta lomba drumband.

Menurut Nunung, selayaknya lomba drumband digelar di lapangan, bukan di dalam gedung sempit seperti ini. Hal tersebut penting agar bisa disaksikan oleh masyarakat luas, bukan di dalam gedung sempit. Sebab esensi HUT adalah wahana untuk menghibur masyarakat. “Kalau ditarik karcis kayak gini, itu namanya bukan menghibur, tapi justru mencekik masyarakat,” cetus Nunung.

Hal yang sama juga diungkapkan pengunjung lainnya  Khodijah. Di dalam gedung rasanya penat. Bahkan ada yang muntah karena kelelahan menunggu tiket masuk. “Sungguh mengecewakan lomba drumband tahun ini,” pungkas Khodijah.

Meski di benak para peserta maupun pengunjung lomba drumband marchingband ini merupakan bagian dari prosesi HUT NTB, ternyata setelah dikonfirmasi ke pihak Pemprov NTB kegiatan tersebut tidak ada dalam agenda HUT NTB kali ini.

Bahkan Anggota DPRD Provinsi NTB – Nurdin Rangabarani yang dikonfirmasi sempat kaget dan mengaku tersinggung ada rakyat yang dikecewakan oleh prilaku panitia HUT NTB yang tidak profesional. Wakil rakyat dari fraksi PPP ini sempat meminta pada Pemprov NTB agar mengevaluasi panitia lomba drumband tersebut.

Usut punya usut, ternyata lomba drumband dan marching band ini diadakan oleh Marching Band Universitas Mataram bekerjasama dengan Lombok Instruktur Marching Band. Nama kegiatannya cukup keren, yakni Genderang Merah Putih III 2016 (GMP III 2016).

Inilah tawaran pendaftaran lomba drumband yang disebar di youtube dan facebook

Lucunya, Ketua Panitia yang dihubungi via seluler menolak menjelaskan alasan penarikan uang tiket masuk sebesar Rp 15 ribu terhadap setiap pengunjung. “Itu bersifat rahasia, tidak bisa dijelaskan, karena pihak panitia yang akan mengurus segala sesuatunya. Kami tidak ingin diliput,” cetus Ketua Panitia yang mengaku bernama Iin.

Para peserta yang tadinya berharap bisa tampil di depan Gubernur NTB pun dibuat ‘kecele’. “Sudah dikecewakan  oleh tidak profesionalnya panitia, impian untuk mejeng (tampil) di depan Gubernur pun sirna. Kan kasihan anak-anak didik,” ungkap salah seorang pengunjung. (PSbo)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *