Kondisi Armada Damkar Sumbawa Memperihatinkan

Sumbawa, PSnews – Begitu miris kondisi armada pemadam kebakaran di Kabupaten Sumbawa. Dari 6 unit kendaraan besar yang ada, hanya 4 yang bisa dioperasikan. Sementara dua lagi masih dalam masa perbaikan karena rangka atau sasis kendaraan yang berusia belasan tahun ini sudah mulai berkarat dan bengkok akibat kecelakaan. Demikian diungkapkan Kepala UPT Pemadam Kebakaran Sumbawa – Lauren T Baru kepada Wakil Ketua DPRD Sumbawa Kamaluddin dan Anggota Komisi IV Andi Rusni, saat melakukan kunjungan Selasa (29/3/2016). 

Komisi IV tinjau DamkarDua unit kendaraan yang diperbaiki ini sudah mulai dibongkar. Biaya perbaikannya pun sekitar Rp 358 juta. Karena perunitnya menelan biaya perbaikan sebesar Rp 179 juta. “Yang diperbaiki itu mobil  pemadam 3 dan 4. Mesin semprotnya masih bagus. Bodinya yang akan dirampingkan, biar tidak memakan beban. Sasisnya harus kita center ulang, karena pernah terbalik,’’ paparnya.

Pihaknya sudah mengusulkan penambahan armada pemadam ke Bappeda, namun hanya satu yang sudah direalisasikan. Idealnya harus ada sekitar 31 unit mobil pemadam untuk ditempatkan di pos-pos kecamatan. “Sudah kita usulkan ke Bappeda. Saya sudah tiga tahun tugas di sini, baru datang satu. Harga satu unit yang baru sekiar Rp 1,5 miliar,’’ terang Lauren.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Sumbawa – Kamaluddin meminta kepada pihak UPT Damkar untuk melakukan perencanaan secara komprehensif agar tidak ada anggaran yang sia-sia. “Tolong maksimalkan anggaran itu. Jangan sampai tidak bisa dipertanggungjawabkan. Artinya, kalau uang itu tidak bisa menyelesaikan persoalan, lebih baik jangan dipergunakan. Misalnya sudah dibongkar, tapi tidak selesai, ini yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,’’ tandas Kamal.

Kamal pun mendukung adanya penambahan armada pemadam kebakaran sebab yang ada saat ini kondisinya sudah parah. Ketika diperbaiki dengan anggaran yang cukup tinggi, akan rusak kembali. “Barang ini (Armada Damkar) setiap kita pakai selalu rusak. Biaya pemeliharaannya juga tinggi. Ketimbang kita gunakan, lebih baik kita upkirkan saja. Kalau diperbaiki kemungkinan untuk baik itu biayanya harus jelas supaya anggaran itu tidak sia-sia,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *