Gerebek Judi Sabung Ayam, Arena Dibakar dan BB Ayam Aduan Disembelih

Bima, PSnews – Menyambut HUT Bhayangkara ke-75 berbagai upaya yang dilakukan pihak Polres Kabupaten Bima bersama jajarannya dalam memberantas penyakit masyarakat. Untuk kesekian kalinya aparat setempat melakukan penggerebekan aktifitas judi sabung ayam di wilayahnya. Belakangan dilakukan di Kebun Bambu so kampo Sigi Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Penggerebekan dilakukan pada Sabtu siang (26/6/2021) sekitar pukul 12.10 wita.

Saat digerebek, para pejudi lari meninggalkan gelanggang. Sejumlah barang bukti yang ditinggal pelaku di TKP terpaksa dibakar polisi. Sedangkan barang bukti ayam aduan disembelih di TKP. “Jajaran Polsek Bolo musnahkan Barang Bukti (BB) ayam dengan menyembelihnya di loaksi beserta membakar 2 buah ember dan juga tempat duduk di TKP,” beber Kapolsek Bolo, AKP Hanafi melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Ia mengungkapkan, dalam penggerebekan sabung ayam tersebut, para pemain melarikan diri sebelum petugas tiba di TKP. Namun petugas berhasil mengamankan satu (1) ekor ayam aduan yang ditinggalkan oleh pemiliknya. Selain itu para pemain juga tinggalkan perangkat atau arena adu ayam berupa gelanggang. “Saat itu juga anggota memusnahkan barang buktinya. Arena adu ayam dibakar, sedangkan ayam aduannya disembelih,” tandasnya.

Adib Widayaka mengatakan, penggerebekan tersebut berhasil dilakukan berawal dari adanya laporan masyarakat. “Menindaklanjuti hal itu, kita turunkan anggota ke TKP sekaligus untuk melakukan penggerebekan. Kita apresiasi laporan masyarakat sehingga pengungkapan penyakit sosial bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka, menjelaskan bahwa kegiatan judi sambung ayam tersebut membuat resah masyarakat setempat yang dilakukan sekelompok orang. Menyikapi hal itu institusi kepolisian perlu turun tangan untuk memberantasnya. “Mewakili jajaran kepolisian kita acungi jempol terkait laporan masyarakat,” pungkasnya. (PSp)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *