Draft Kerjasama dengan Investor Korsel Sedang Disempurnakan

Sumbawa, PSnews – Rencana masuknya investor asal Korea Selatan (Korsel) ke Kabupaten Sumbawa hingga saat ini masih berproses. Dimana Pemerintah Pusat kini sedang melakukan penyempurnaan terhadap draft kerjasama antar dua negara.

Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Junaidi kepada wartawan Rabu (20/3/2019) di ruang kerjanya. Beberapa waktu lalu, Pemda bersama DPRD Sumbawa menghadiri undangan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi untuk membahas terkait review kembali draft kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan. Ada beberapa point yang memang perlu dikoreksi, untuk disempurnakan kembali. Terutama berkaitan dengan aturan hukum yang berlaku. “Dalam pertemuan itu ada keputusan yang diambil. Diminta oleh Pemda dan DPRD Sumbawa supaya difasilitasi oleh Kemendes PDT dan Transmigrasi yang berkaitan dengan tinjauan secara hukum, terkait aturan main dalam rangka dokumen kerjasama itu,’’ terangnya.

Junaidi

Itu diperlukan sehingga dalam menyusun draft tersebut, Kementerian Desa PDTT dan Kementerian Dalam Negeri saling berkoordinasi, agar dokumen itu bisa tersusun segera. Kemudian kedepannya bisa dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. “Yang kerjakan draft itu juga melibatkan Pemda. Tapi sekarang sedang dikaji secara hukum di Pemerintah Pusat antara Kemendes PDTT dan Kementerian Dalam Negeri. Setelah digodok disana, mungkin juga ada pertemuan berikut dengan Pemda,’’ paparnya.

Dalam hal ini, Pemda Sumbawa sangat berharap investasi itu masuk, tapi harus sesuai dengan aturan ketentuan yang berlaku. Termasuk harus benar-benar bisa bermanfaat bagi daerah dan masyarakat. “Pada pertemuan waktu itu ada masukan juga dari Pemda dan DPRD Sumbawa, supaya perusahaan yang akan kerjasama dari Korea itu benar-benar serius. Jangan sampai begitu sudah keluar izinnya, justru tidak direalisasikan karena berdasarkan pengalaman pahit kita, ada beberapa HGU yang sudah keluar sebelumnya tapi tidak optimal atau terlantar. Untuk itu melalui kerjasama ini Pak Bupati benar-benar selektif, ingin meminta semua pihak mengkaji agar benar-benar kerjasama ini dipayungi dengan aturan yang berlaku. Selain itu kerjasama ini juga diharapakan benar-benar terealisasi dengan baik dalam rangka mendorong pemanfaatan sumberdaya alam yang ada di Kabupaten Sumbawa itu benar-benar dapat mensejahterakan masyarakat daerah kita, sekaligus dapat meningkatkan perekonomian daerah,’’ demikian kata Jun.

Untuk diketahui, pada Mei 2018 lalu Bupati Sumbawa bersama jajarannya juga Ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT telah berkunjung ke Korea Selatan. Untuk melihat secara langsung usaha yang sudah dijalankan tiga perusahaan yang ingin berinvestasi di Kabupaten Sumbawa, yakni Gimco.co. Ltd, Koramco.Ltd, serta Kepco E&C. Atas adanya rencana masuknya investor Korea tersebut, Pemerintah Pusat berencana membangun pelabuhan Teluk Santong. Sementara Investor ingin membangun pabrik pellet yang memanfaatkan bahan baku dari sisa jagung. Selain itu juga akan ada kegiatan pengembangan penghijauan tanaman gamal. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *