Dititipkan di Kodim, Dua Pelaku Ilegal Logging Kabur

Sumbawa, PSnews – Dua pelaku ilegal logging yang diamankan oleh Tim Operasi Rutin KPH Puncak Ngengas Batulanteh di kawasan hutan Olat Rawa, Haji SYS dan SYD kabur ketika dititipkan di Markas Kodim (Makodim) 1607 Sumbawa, pada Kamis (20/04/2017).Kaburnya kedua terduga pelaku ilegal logging tersebut diungkapkan Kepala Balai KPH Puncak Ngengas Batulanteh melalui Kasi Konservasi dan SDA, Ekosistem dan Pemberdayaan Masyarakat, Suparman Masdjrun, S.Hut yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/04). “Kedua pelaku ilegal logging tersebut, Haji SYS, warga Desa Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir dan SYD (sopir), warga asal Lombok yang berdomisili di Kecamatan Labangka. diamankan Tim Operasi KPH Puncak Ngengas Batulanteh saat operasi rutin di kawasan Hutan Olat Rawa,” papar Suparman.

Suparman Masdjrun, S.Hut

Saat itu tim operasi melihat ada jejak truk di wilayah Nanga Lidam dan mendapati jati temuan sebanyak 50-an batang yang masih gelondongan. Namun lantaran akses jalan yang sulit sehingga tim hanya mampu mengamankan sebanyak 13 batang kayu jati. Ketika kembali dari Nanga Lidam, Tim Operasi mendapati H. SYS yang merupakan Target Operasi (TO) bersama SYD di kawasan setempat. Semula mereka berusaha kabur, namun berhasil dikejar dan akhirnya tertangkap. Selanjutnya kedua pelaku ilegal logging tersebut dievakuasi ke Kodim 1607 Sumbawa bersama barang bukti berupa satu unit Chain Shaw, empat batang jati gelondongan. Sedangkan truk yang mereka gunakan belum dapat dievakuasi dan masih berada di dalam kawasan hutan.

Ketika tiba di Kodim 1607 Sumbawa, kedua pelaku dititip kepada Pasi Ops secara lisan. Namun sekitar pukul 16.00 wita dikhabarkan bahwa kedua pelaku telah kabur. “Sebenarnya kedua pelaku ilegal loging tersebut diserahkan ke penyidik polisi, namun karena penyidik PPNS Kehutanan Propinsi NTB masih dalam perjalanan menuju Sumbawa, sehingga mereka berdua dititip secara lisan di Makodim. Kami menyesalkan kedua pelaku telah kabur, tapi kami tetap melakukan upaya pencarian terhadap H. SYS dan SYD,” tegas Suparman.

Disamping menyesalkan kedua pelaku kabur dari Makodim 1607 Sumbawa, Suparman juga menyesalkan tindak tanduk Haji SYS yang tidak lain adalah oknum Ketua HKM Madu Abadi, serta oknum Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) di wilayah setempat. “Seharusnya dia bisa memberi contoh yang baik serta melakukan upaya pencegahan terhadap kerusakan hutan, namun justru sebaliknya menjadi pelaku ilegal logging,” kesal Suparman.

Pada saat operasi gabung dahulu yang melibatkan TNI dan Polri, sambung Suparman, masyarakat setempat sudah berjanji untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya, namun kenyataannya sekarang masyarakat kembali merusak kawasan tersebut. (PSj)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *