Honda Beat Lenyap Bersama Polisi Palsu

Sumbawa, PSnews – Sungguh apes nasib pelajar SMA 1 Utan bernama Elsan Eka Rainandac(15) ini. Maksud hati ingin menolong orang yang mengaku polisi, ternyata sepeda motornya ikut lenyap bersama polisi palsu yang ditolongnya. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (8/12/2016) sekitar pukul 12.00 WITA itu kemudian dilaporkan korban pada Polsek Utan.

Kasubag Humas Polres Sumbawa AKP Waluyo memaparkan, kasus itu terjadi di Kampung Bira, Dusun Bina Karya tepatnya kebun kelapa Desa Sebedo Kecamatan Utan. Saat itu korban yang baru pulang sekolah di SMAN 1 Utan dan berniat memotong rambut ke Dusun Meno, Kecamatan Rhee. Tiba-tiba dia dicegat oleh pelaku yang mengaku sebagai anggota Buser (Buru Sergap), sambil memperlihatkan senjata api jenis revolver. Pelaku yang mengaku bernama Ardi asal Kecamatan Utan tersebut meminta korban mengantarnya ke tepi pantai kebun kelapa Kampung Bira Desa Sabedo Kecamatan Utan. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku yang dikenal korban dengan ciri-ciri rambut pirang dan berbadan tegap ini, menghadiahinya gameboot merk nintendo03ds. Pelaku meminta korban diantar ke rumah kebun yang letaknya tidak jauh dari TKP. Konon teman buser lainnya sudah menunggu di sana. Korban pun percaya kemudian menuju rumah kebun tersebut dengan meninggalkan pelaku berserta sepeda motornya di tepi pantai. Namun saat tiba di rumah kebun, korban tidak mendapati satu pun teman pelaku, lalu berbalik menuju TKP. Dan korban pun kaget, ternyata pelaku lenyap bersama sepeda motor Honda Beat miliknya. Korban sempat mencari dan bertanya kepada warga sekitar. Menurut kesaksian warga, pelaku telah membawa kabur sepeda motor korban melaju ke arah Sumbawa Besar. Lalu korban dibantu oleh anggota Polsek Rhee langsung melakukan pengejaran, namun kehilangan jejak.
Adapun sepeda motor milik korban yang dibawa oleh Buser palsu tersebut, yakni Honda Beat POP tahun 2015, nomor polisi EA 6317 GC, nomor rangka : MH1JFP110FK482611, nomor mesin : JFP1E-1488419, warna putih biru, STNK atas nama Andi Arisandi. Atas kejadian itu korban menderita kerugian sekitar Rp 12 juta dan langsung melaporkannya ke Polsek Utan atas kasus pencurian.
“Ciri-ciri pelaku telah dikantongi. Tim Buser sudah turun ke lapangan untuk mencari anggota Buser palsu tersebut,” tegas Waluyo. (PSc)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *