Jambret Tas Dokter Cantik, Pelaku Dihadiahi Timah Panas

Lombok Barat, PSnews – SR, seorang laki-laki warga Desa Bungkate Kecamatan Jonggat Lombok Tengah, yang merupakan residivis spesialis pencurian dan kekerasan (cura), dibekuk Tim Puma Polres Lobar Sat Reskrim Polres Lombok Barat, Senin (11/1/2021).

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, S.H.,S.I.K., mengatakan tindakan tegas terukur yang dilakukan jajarannya karena pelaku berusaha melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan. “Pelaku terpaksa dilumpuhkan karena berusaha kabur melalui atap rumah ketika petugas akan melakukan penagkapan di BTN REAN Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.

Menurut Dhafid, aksi SR ini sendiri telah memakan banyak korban, diantaranya seorang dokter perempuan asal Desa Bunkate Kecamatan Jonggat Kabupaten Loteng. Dimana tas yang dibawa korban berhasil dibawa kabur oleh pelaku. “Saat itu, sepulang kerja korban melintas di Jalan Raya Nyiur Gading dengan mengendarai sepeda motor. Korban membawa tas yang diletakkan di depan bawah kakinya pada hari Sabtu (10/10/2020),” tuturnya.

Ketika sampai di sebelah barat SPBU Nyiur Gading, tas milik pelapor dirampas oleh dua orang tidak dikenal, yang mengendarai sepeda motor. Pelaku yang dibonceng, langsung mengambil tas milik korban kemudian pelaku kabur kearah timur.

Atas perampasan tas tersebut, pelaku berhasil mengambil barang – barang milik pelapor antara lain berupa, satu buah tas selempang, satu unit HP merek Xiaomi Redmi Note 8 , SIM C, STNK sepeda motor milik korban, KTP, satu buah ATM BRI, satu buah ATM BNI, uang tunai senilai Rp. 1 juta.

Selain itu, satu buah stetoscope, dan satu buah cincin emas seberat 4 gram, sehingga korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 7,9 juta.

Atas peristiwa tersebut, Tim Puma Sat Reskrim Polres Lombok Barat melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku curas tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Puma mendapatkan informasi bahwa target SR sedang berada di BTN Rean Gerung di salah satu rumah warga. Atas informasi tersebut Tim Puma langsung bergerak menuju rumah yang dimaksud. Namun saat akan dilakukan penangkapan, tim melihat target pelaku melarikan diri dari atas balkon rumah. “Pelaku melompat ke atap rumah di sebelahnya sehingga terjadi pengejaran dan pengepungan. Kemudian pelaku melompat turun dan melarikan diri sehingga pelaku langsung dilumpuhkan, secara tegas terukur,” tegasnya.

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu buah HP merk Xiaomi Redmi Note 8 beserta kotaknya dan satu unit sepeda notor Suzuki Satria FU warna hitam tanpa nomor polisi.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti langsung diamankan ke Polres Lobar untuk proses hukum lebih lanjut. “Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” tandasnya. (PSp)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *