Sumbawa, PSnews – Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril berkeinginan agar pada hari-hari tertentu seluruh aparat Pemkab Sumbawa menggunakan pakaian dari tenun atau batik tradisional Sumbawa. Bahkan guna menghidupkan para pengrajin yang ada, Bupati bersedia memberikan modal bagi mereka.
‘’Bahkan dalam momen-momen tertentu, seperti hari ulang tahun Kabupaten dan sebagainya, masyarakat secara massal memakai tenun atau batik tradisional Sumbawa,’’ kata Haji Husni.
Untuk itu, beberapa waktu yang lalu Bupati minta kepada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan agar dapat mengembangkan industri tenun Sumbawa secara profesional. Diharapkan ada desa-desa tertentu yang dijadikan sentra industri tenun dan batik Sumbawa, yang juga menjadi destinasi wisata. Karena itu Diskoperindag harus berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan pihak-pihak terkait.
Hal ini dimaksudkan, selain untuk menghidupkan kearifan lokal, sekaligus untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat Sumbawa. Bahkan Bupati siap memfasilitasi permodalan jika ada warga Sumbawa yang serius mengembangkan industri tenun dan batik Sumbawa secara profesional. Menurut Bupati kalau tenun atau batik Sumbawa didatangkan dari Jawa atau tempat lain, tentu tidak bisa memberikan nilai tambah ekonomi secara signifikan bagi masyarakat Sumbawa. ‘’Ini dihajatkan bisa menunjang tumbuhkembang perekonomian masyarakat Sumbawa secara lebih luas,’’ pungkasnya. (PSg)