Menara ‘Teba Panotang’ Batudulang Jadi Idola Tempat Selfie

Sumbawa, PSnewsSwafoto atau foto narsisis (bahasa Inggris: selfie) merupakan jenis foto diri yang diambil sendiri dengan menggunakan kamera digital atau telepon kamera. Foto diri ini sering diposting orang di berbagai jejaring sosial, antara lain facebook, tweeter, instagram, whatsapp dan lain-lain.
Fenomena selfie yang mengglobal ini ditangkap dengan cerdas oleh Kepala KPH ~ Julmansyah, S.Hut., MAP untuk selanjutnya membangun menara khusus yang dijadikan sebagai lokasi selfie bagi para pengunjung. Menara yang dibangun sederhana bersama Pemerintah Desa Batudulang ini bernama ‘Teba Panotang’.

Tampak warga asyik berselfie di atas menara

Belum seminggu diperkenalkan kepada publik, menara selfie ‘Teba Panotang’ Desa Ekowisata Batudulang ini diramaikan pengunjung. Foto selfie di menara pandang Teba Panotang ini telah menjadi viral di media sosial ketika Julmansyah bersama tiga Direktur dari Kementerian LHK RI berfoto selfie di lokasi tersebut. Salah satu yang mengundang daya tarik wisatawan dari menara tersebut dapat dilihat penampakan Gunung Tambora dan Pulau Moyo.

Menurut informasi pihak para remaja pengelola Ekowisata Batudulang ini, pada hari Minggu lalu (23/7/2019) menara tersebut dipadati pengunjung. Tercatat sekitar 160 roda dua dan 6 mobil parkir di lokasi yang telah disiapkan. Pengunjung diperkirakan hampir 200 orang di hari minggu tersebut.

Demikian pula keesokan harinya, Senin (24/7) juga dipadati pengunjung yang datang dan pergi untuk merasakan sensasi selfie di menara Teba Panotang Batudulang. Bahkan ada beberapa pengunjung tidak mau pulang setelah merasakan sejuk dan indahnya berada di lokasi tersebut.

Julmansyah saat mendampingi tim Kementerian LHK beberapa hari lalu

Menurut Julmansyah yang juga inisiator Ekowisata di Sumbawa, fenomena ini menunjukkan bahwa kalau potensi alam dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, maka akan mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejak melihat hal ini beberapa usaha kopi masyarakat mulai muncul. “Dibutuhkan inovasi dan kreatifitas agar potensi keindahan alam Sumbawa dapat menjadi berkah bagi masyarakat. Ini kesempatan bagi BUMDes untuk bisa mendorong komoditi dan potensi desa nya,” papar Julmansyah yang dihubungi media ini Rabu (26/7/2019).

Julmansyah berharap keseriusan Pemda Sumbawa dapat mendorong sektor wisata khususnya di bidang Ekowisata. “Ekowisata ini tidak membutuhkan investor besar, tetapi nilai lokal dan potensi lokal lah yang menjadikan daya tarik ekowisata ini. Dan hal ini sejalan dengan Gagasan Gubernur NTB tentang Ekonomi Hijau,” tandasnya.

Menurut Julmansyah, dengan adanya ekowisata ini, maka nilai jual komodi hasil hutan bukan kayu akan secara otomatis meningkat. “Ini merupakan salah satu cara dan strategi untuk menggugah masyarakat mencintai hutan. Sebab hutan telah memberi kita air, oksigen, keindahan alam serta hasil hutan bukan kayu (HHBK) lainya,” ujar Julmansyah.
Air terjun Tiu Dua Desa Ekowisata Batudulang

Disamping menara selfie ini, di wilayah hutan setempat juga terdapat air terjun ‘Tiu Dua’ yang dapat ditempuh sekitar 45 – 1,5 jam dari kota Sumbawa Besar. Air Terjun Tiu Dua tersebut debit nya selalu stabil di sepanjang tahun. (PSa)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *