Mabuk di Istana Dalam Loka, 7 Pelajar Diamankan Satpol PP

Sumbawa, PSnews – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa memergoki 7 (tujuh) pelajar saat sedang asyik mabuk-mabukan di lingkungan situs bersejarah Istana Dalam Loka, pada Selasa (18/7/2017) sekitar pukul 10.00 Wita. Meski ada yang sempat melarikan diri, namun ketujuh pelajar akhirnya berhasil diamankan ke markas Pol PP Sumbawa.

Informasi yang diperoleh media ini, dari ketujuh pelajar yang berada di lokasi Istana Dalam Loka, tiga diantaranya berhasil kabur. Namun sepeda motor mereka tertinggal, sehingga petugas pun mengamankan ke Markas Satpol PP. Dan akhirnya ketiga pelajar tersebut terpaksa menyerahkan diri untuk mengambil motornya dan bergabung bersama empat pelajar lainnya, berikut barang bukti berupa obat batuk jenis komix, sebotol miras jenis arak dan senjata tajam berupa arit.

Desire (kiri)

Kasat Pol PP yang dikonfirmasi melalui Kabid Trantibummas – Desire Jadi mengungkapkan, penerbitan ini merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat sekitar bahwa Istana Dalam Loka sering digunakan sebagai tempat mabuk-mabukan oleh para pemuda. Ketika ditemukan, ketujuh pelajar SMK dan SMP ini sedang asyik mengkonsumsi komix. Selain dua kotak komix, anggota juga menemukan sebotol minuman keras jenis arak dan sebuah senjata tajam di salah satu tas milik pelajar. “Di salah satu tas mereka ditemukan sebuah arit. Dari pengakuannya, itu digunakan untuk kegiatan gotong-royong di sekolahnya,’’ papar Desire kepada wartawan.

Saat diperiksa petugas, mereka tidak mau mengaku sedang pesta miras. Sementara sudah jelas barang bukti yang didapat para petugas di lokasi. Bahkan mereka berani melawan anggota Satpol PP ketika dimintai keterangan. “Waktu kita menanyakan bagaimana rasanya mengkonsumsi komix ini. Ternyata rasa emosional mereka meningkat. Mirip seperti orang yang mabuk minuman keras,’’ ugkapnya.

Terhadap para pelajar tersebut, Pol PP hanya memberikan pembinaan dengan memanggil orang tua masing-masing dan guru dari pihak sekolah. “Kita memanggil para orang tua dan guru mereka agar dapat melakukan pembinaan bersama-sama,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *