Wagub NTB Berharap Ada Peningkatan Investasi di Sumbawa

Sumbawa, PSnews – Wakil Gubernur NTB – Muh Amin beserta rombongan mengunjungi Kabupaten Sumbawa dalam rangka Safari Ramadhan Pemprov NTB. Kehadiran rombongan disambut Sekda Sumbawa bersama jajaran Pemkab setempat di Masjid Al Muttaqien Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes, Rabu (7/6/2017).

Dalam kesempatan itu, Muh Amin meminta agar investasi di Kabupaten Sumbawa dapat terus ditingkatkan dengan memanfaatkan peluang di berbagai sektor. Peningkatan investasi ini penting supaya ada peluang terbukanya lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan di daerah. Investasi akan masuk ketika ada rasa aman dan nyaman  di daerah. Untuk itu, kondusifitas di daerah harus terus dijaga. “Yang paling penting, industri perhotelan harus kita tingkatkan. Karena dengan banyaknya investasi hotel dan restoran akan banyak yang datang ke daerah kita dan banyaknya berkembang industri kecil menengah menyiapkan souvenir – souvenir dan perekonomian kita semakin meningkat,’’ tandasnya.

Sebelumnya Sekda Sumbawa – Rasyidi menyatakan, sejauh ini kondisi Kabupaten Sumbawa yang tetap dalam keadaan aman, tertib dan terkendali. Sehingga masyarakat Sumbawa dapat melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman. Bahkan Sumbawa saat ini sedang melaksanakan percepatan – percepatan di bidang pembangunan. Namun demikian tidak cukup dilaksanakan investasi oleh pemerintah saja, karena investasi pemerintah sangat terbatas. “Oleh karena itu kami bergerilya sampai ke pusat dan pada Selasa kemarin Wakil Bupati meminpin Road Show Investasi di Gedung  Apkasi Jakarta guna memberikan pemaparan dan gambaran tentang investasi pariwisata, peternakan, pertanian dan lain sebagainya,’’ terangnya.

Wagub NTB Muh Amin memberikan bantuan berupa peralatan keterampilan senilai Rp. 45 juta untuk 10 orang, juga bantuan pemenuhan kebutuhan dasar melalui LKSA tahun 2017

Dalam kesempatan tersebut, Wagub NTB menyerahkan bantuan kepada Pemkab Sumbawa berupa dana sejumlah Rp. 2,121 Milyar, peralatan keterampilan senilai Rp 45 juta, bantuan pemenuhan kebutuhan dasar LKSA Rp. 155 juta, bantuan dari Baznas Provinsi NTB sebesar Rp. 15 juta, bantuan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB berupa 1 unit handtraktor, 100 sarung kepada warga Desa Kerato, bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan berupa 400 batang bibit tanaman hutan, RP. 60 juta kepada 4 kelompok tani hutan, dan 50 stup madu trigonal. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *