Dinsos Sumbawa Luncurkan Program Keluarga Harapan

Sumbawa, PSnews – Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH)  di Wisma Daerah pada Kamis (24/5/2017). Lahirnya program tersebut untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin.

Kepala Dinas Sosial – Tri Karyati dalam laporannya mengungkapkan, PKH di Kabupaten Sumbawa dimulai sejak Tahun 2012. SDM pelaksana di lapangan terdiri dari satu koordinator PKH Kabupaten, dua operator dan 51 pendamping PKH. Tim pelaksana teknis terdiri dari Kepada Dinas Sosial, Kabid Fasilitasi Perlindungan dan jaminan Sosial sebagai Ketua, Kasi penyelenggaraan perlindungan sosial sebagai sekretaris, Koordinator PKH sebagai anggota dan tim koordinasi teknis yang terdiri dari instansi terkait.

Sementara Asiten Administrasi Umum Sekda Sumbawa – A. Rahim mengatakan, dalam penanganan penanggulangan kemiskinan beberapa program yang menjadi fokus pemerintah, salah satunya adalah membangun dan menyempurnakan sistem perlindungan sosial bagi masyarakat miskin, yang bertujuan untuk melindungi penduduk miskin dari kemungkinan ketidakmampuan menghadapi guncangan sosial dan ekonomi. Dimana program teknisnya, salah satu adalah melalui pelaksanaan program keluarga harapan.

Menurutnya, PKH merupakan upaya pemerintah memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin. Sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan dana tunai bersyarat, program ini diharapkan dalam jangka pendek mampu membantu keluarga miskin mengurangi beban pengeluaran dan jangka menengah diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku peserta dalam mengakses layanan fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan dan kesejahteraan sosial sehingga menghasilkan generasi yang lebih sehat dan cerdas. Sedangkan dalam jangka panjang PKH diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan antar generasi sekaligus merupakan cikal bakal pengembangan sistem pelayanan pendidikan dan kesehatan, pangan dan gizi termasuk untuk menghilangkan kesenjangan sosial, dan keterasingan sosial yang selama ini melekat pada masyarakat miskin.

Diungkapkan, ada lima komponen yang didukung melalui PKH yakni, pengurangan penduduk miskin ekstrim dan kelaparan, pencapaian pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita dan pengurangan kematian ibu melahirkan. Hal ini perlu menjadi perhatian semua pihak dengan selalu bersinergi dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.

Pihaknya berharap semua stakeholders dalam penanganan penanggulangan kemiskinan untuk memperhatikan beberapa hal. Karena PKH adalah program lintas sektor maka diharapkan kepada instansi terkait yang telah tergabung dalam tim koordinasi teknis PKH harus dapat bekerjasama dan meningkatkan koordinasi dalam melaksanakan program keluarga harapan. Tim koordinasi teknis PKH yang menjadi saluran utama informasi program ke berbagai pihak, diharapkan agar lebih responsive dalam memberi pelayanan dan menyelesaikan masalah pengadaan fasilitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. Begitu juga kepada para pendamping, merupakan aktor penting dalam mensukseskan PKH. ‘’Kesuksesan pendamping adalah kesuksesan program, dan kesuksesan program adalah kesuksesan kita semua. Semoga melalui PKH yang merupakan tanggung jawab kita bersama dapat menjawab target penurunan angka kemiskinan khususnya di Kabupaten Sumbawa,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *