Penempatan Kios di Pasar Labuhan dan Pernang Akan Diundi

Sumbawa, PSnews – Proses revitalisasi pada Pasar Labuhan Kecamatan Labuhan Badas dan Pasar Pernang di Kecamatan Buer ditargetkan rampung dalam bulan ini. Namun selain dilakukan perbaikan, ada pula pembangunan kios permanen. Agar tidak terjadi perebutan tempat, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumbawa segera melakukan pengundian terhadap kios dimaksud.

Demikian diungkapkan Kabid Perdagangan Diskoperindag – Adam Muhammad kepada Pulau Sumbawa News. Dilakukannya revitalisasi teradap Pasar Labuhan, karena sudah cukup lama pasar tersebut belum dilakukan perbaikan. Dari seluruh kios permanen yang ada, empat diantaranya bangun baru. Pihaknya berencana melakukan pengundian terhadap empat kios baru tersebut, untuk menghindari adanya perebutan lokasi berjualan oleh masyarkat. “Ada sekitar 50 orang yang mengajukan permohonan untuk menempati empat kios baru itu,’’ ungkapnya.

Adam Muhammad
Adam Muhammad

Selain itu, Pasar Pernang Kecamatan Buer yang juga direvitalisasi tahun ini telah dibangun sebanyak 16 kios permanen. Untuk pemohonnya sudah tidak ada masalah. Hanya saja pihaknya harus melakukan pengundian untuk menentukan lokasi kios mana yang harus ditempati, sebab jumlah pemohon lebih banyak dibanding ketersediaan kios. “Khusus pasar Pernang akan dikelola oleh KUD Berkat, karena bantuan ini turun atas pengajuan proposal mereka ke Kementerian Koperasi,’’ terangnya.

Rencana pengundian terhadap kios di dua pasar ini akan dilakukan pada minggu kedua bulan Desember ini. Pihaknya berharap dengan adanya perbaikan dan bangunan baru tersebut, perekonomian masyarakat bisa meningkat. Disamping itu, pengelolaan pasar juga diharapkan bisa lebih tertata dengan baik, sehingga pendapatan daerah dari retribusi pasar bisa mencapai target. “Untuk pedagang yang menempati los-los menggunakan data yang lama, tinggal diatur saja sesuai lokasi mereka yang dulu,’’ tandasnya.

Sementara untuk tahun 2017, bakal dilakukan perbaikan terhadap Pasar Langam Kecamatan Lopok. Selain itu, ada pula pembangunan sekitar 30 kios permanen sesuai usulan Pemda dengan anggaran sekitar Rp 4 miliar. “Selain pasar Langam, ada juga Pasar Utan, Pasar Brang Bara, yang juga usulannya masing-masing Rp 4 miliar. Namun untuk pasar ini nantinya akan diambil alih oleh Badan Pendapatan Daerah untuk pengelolaannya,’’ demikian Adam. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *