Hujan Lebat, Tembok Lapas Sumbawa Roboh

Sumbawa, PSnews – Hujan deras yang mengguyur kota Sumbawa Besar dan sekitarnya pada Rabu dini hari (21/12/2016) sekitar pukul 03.00 WITA, mengakibatkan tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II robih. Tembok tebal yang mengelilingi Lapas tersebut roboh lantaran tidak mampu menahan lajunya air hujan yang mengendap di dalam Lapas. 

Ditemui wartawan, Plh Kalapas Sumbawa – Hammadiah mengungkapkan, robohnya tembok itu pertama kali diketahui  oleh petugas Masjid setempat, sekitar pukul 3.00 wita. Ia langsung melaporkan ke Komandan Jaga, dan diteruskan ke ke Kalapas yang kebetulan saat itu belum berangkat ke Jawa Timur.

Setelah diukur, lanjut Hammadiah yang juga Kasubbag TU di Lapas Kelas II Sumbawa, tembok yang roboh sepanjang 68 meter, yang disebabkan banyaknya air yang menggenangi bagian dalam Lapas. Tembok tidak bisa menahan laju air, sehingga roboh, dan puing-puing tembok terseret hingga 20 meter.
“Saat kejadian anak-anak (narapidana) masih di dalam blok. Alhamdulillah tidak ada kejadian lain setelah robohnya tembok itu,’’ ungkapnya.

Atas kejadian ini, Kalapas sudah melapor ke Kakanwil dan Kepala Divisi Pas. Bahkan laporan secara tertulis detail kerugian dan pajang serta lebar tembok yang roboh juga sudah dilakukan. Sesuai petunjuk dari Kakanwil dan Kepala Divisi pas, hal ini akan dilaporkan ke Dirjen Perencanaaan Kemenkumham, untuk penganggaran terhadap perbaikan. Lantaran akibat dari bencana perlu tindakan segera untuk memperbaiki.

Untuk sementara, pihaknya memasang pagar darurat dulu dari kayu dan kawat berduri. Sehingga sambil menunggu pembangunan tembok baru, area tembok yang roboh ini akan diperketat penjagaannya. Dan pihak Lapas pun sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, seperti Kepolisian, Bapas dan lainya. ‘’Mulai hari ini sudah disampaikan bahwa warga binaan menetap di dalam blok dulu. Untuk besuk juga ditiadakan. Jadi kita ambil barang titipan saja,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *