Percepatan KTM Labangka Kembali Didorong

Sumbawa, PSnews – Pemkab Sumbawa kembali mendorong percepatan pemanfaatan keberadaan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Labangka di Kecamatan Labangka. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa menggelar rapat kelompok kerja KTM Labangka. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat lantai I kantor Bupati Sumbawa Kamis (14/4/2016).Ketua Pokja KTM Labangka – Iskandar D menyampaikan, pengembangan wilayah transmigrasi diarahkan untuk mewujudkan pusat pertumbuhan baru sebagai Kawasan Perkotaan Baru. Sedangkan lokasi permukiman transmigrasi diarahkan untuk mendukung pusat pertumbuhan yang telah ada atau yang sedang berkembang sebagai Kawasan Perkotaan Baru.

Luas wilayah kawasan pembangunan dan pengembangan KTM Labangka yakni 46.590 hektar yang meliputi tiga Kecamatan seperti Labangka, Plampang dan Maronge. Sehingga diperlukan aksesibilitas jalan lintas Labangka lebih dari satu, untuk dapat mendukung lalu lintas jagung yang merupakan komoditi andalan Kecamatan Labangka.
“Infrastruktur di Kecamatan Labangka telah ada, ini merupakan akses penunjuang. Akan tetapi perlu diingat jika infrastruktur itu juga mempunyai batas penggunaan,’’ jelas Ande – panggilan akrabnya yang juga Kepala Bappeda Sumbawa.

Sementara Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan – Muhammading mengatakan, KTM Labangka merupakan bagian dari kebijakan dan strategi yang bersifat lintas sektor dan multidisiplin. Maka dalam manajemen pelaksanaannya membutuhkan koordinasi, sinkronisasi dan integrasi yang sangat intensif dengan lintas sektor terkait. Untuk itu dibutuhkan pengorganisasian dan tata kelola yang baik agar berhasil guna dan berdaya guna dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan pembangunan dan pengembangan KTM dilakukan secara bersama dan terpadu oleh Pemerintah, badan usaha/swasta dan masyarakat. Dalam rapat kelompok kerja ini, kelembagaan badan pengelola kawasan KTM Labangka terkait teknis operasional, struktur organisasi, tugas pokok fungsi dan tata cara penyusunan indikasi kegiatan badan pengelola kawasan KTM Labangka.
“Kami harapkan kegiatan ini dapat mewujudkan pembangunan dan pengembangan kawasan KTM Labangka secara terprogram, terintegrasi, berkelanjutan dan akuntabel,’’ tandas Muhammading.

Kegiatan ini diikuti pula perwakilan dari Kementerian Transmigrasi RI dan Disnakertrans NTB – Supriatna, Kasubdit Evaluasi Perkembangan Permukiman dan Kawasan – Sri Supriyono, Kasubdit Kemitraan Kelembagaan Pemerintah Dit Promosi dan Kemitraan, serta sejumlah Kepala instansi, Camat Labangka, Camat Plampang dan Camat Maronge. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *