OPINI : Urgensi Bahasa dalam Pembangunan Bangsa

Oleh
Feny Liani

( Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Pendidikan UNIVERSITAS SAMAWA )

Bahasa mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang. Oleh karena itu menggunakan bahasa seseorang dapat mengekspresikan dirinya sehingga fungsi bahasa sangat beragam. Bahasa digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi. Selain itu, bahasa digunakan sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalaM lingkungan atau situasi. Bahasa adalah alat komunikasi bagi manusia, baik secara lisan maupun tertulis

Dalam kehidupan berbangsa dan bemegara, bahasa berperan sangat penting. Oleh karena itu bahasa merupakan simbol yang dihasilkan oleh alat ucap yang biasa digunakan oleh sesama masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari hampir semua aktivitas masyarakat menggunakan bahasa, baik berbahasa secara lisan maupun tulis dan bahasa tubuh. Bahkan saat kita tidur pun tanpa sadar kita menggunakan bahasa.

Bahasa juga dapat diartikan sebagai sebuah simbol atau lambang bunyi yang berfungsi sebagai alat komunikasi antar individu. Masyarakat berinteraksi satu sama lain dan bersosialisasi menggunakan bahasa itu sehingga begitu pentinganya peranan bahasa dalam kehidupan bermasyarkat. Seiring perkembangan zaman, bahasa terus berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan di bawah arus perkembangan pemakaian bahasa pada era globaliasi. Pada lingkup kecil seperti keluarga dan masyarakat kita menggunakan bahasa daerah untuk berkomunikasi, tetapi pada lingkup yang luas dan bersifat resmi digunakan bahasa Indonesia. 

Dengan dicetuskannya bahasa Melayu-Riau sebagai dasar Bahasa Indonesia pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 lalu, perkembangan bahasa Indonesia terus meningkat. Bahasa Indonesia semakin berkembang dan beradaptasi, tetapi di sisi lain bahasa daerah pun tetap memiliki peranan dan jabatan yang penting dalam kehidupan sehari – hari. Bahasa daerah tetap dijaga eksistensinya di balik arus permasalahan kebahasaan yang terjadi di Indonesia.

Perkembangan bahasa yang digunakan di negeri ini berkembang dari jaman ke jaman, mulai dari ejaan tempo dulu hingga ejaan yang disebut ejaan tempo dulu hingga ejaan yang disepurnakan. Salah satu contohnya adalah penggunaan dua huruf vokal yang digabungkan ‘oe’ menjadi satu huruf vokal utuh ‘u’, seperti dalam penggunaan kata ‘Tempo doeloe’ menjadi ‘Tempo dulu’. Adapula penggunaan dua huuruf konsonan yang digabung dan disempurnakan kedalam satu huruf konsonan utuh, contohnya ‘ Terpertjaya’ menjadi ‘Terpercaya’.

Fungsi bahasa Indonesia dalam pembangunan bangsa terdapat dalam pernyataan sikap “bertanah air satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia” dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Hal ini merupakan perwujudan politik bangsa Indonesia yang menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan (nasional) bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia telah menyatukan berbagai lapisan masyarakat ke dalam satu – kesatuan bangsa Indonesia.

Bahasa Indonesia memiliki peran penting di dalam kehidupan bennasyarakat, berbangsa, dan bemegara. Peranannya tampak di dalam kehidupan bermasyarakat di berbagai wilayah tanah tumpah darah Indonesia. Komunikasi perhubungan pada berbagai kegiatan masyarakat telah memanfaatkan bahasa Indonesia di samping bahasa daerah sabagai wahana dan piranti untuk membangun kesepahaman, kesepakatan, dan persepsi yang memungkinkan terjadinya kelancaran pembangunan masyarakat di berbagai bidang. Bahasa Indonesia sebagai milik bangsa, dalam perkembangan dari waktu ke waktu telah teruji keberadaannya, baik sebagai bahasa persatuan maupun sebagai resmi negara.

Adanya gejolak dan kerawanan yang mengancam kerukunan dan kesatuan bangsa Indonesia bukanlah bersumber dari bahasa persatuannya, bahasa Indonesia yang dimilikinya, melainkan bersumber dari krisis multidimensional, terutama krisis ekonomi, hukum, dan politik, serta pengaruh globalisasi. Justru, bahasa Indonesia hingga kini menjadi perisai pemersatu yang belum pernah dijadikan sumber permasalahan oleh masyarakat pemakainya yang berasal dari berbagai ragam suku dan daerah. Hal ini dapat terjadi karena bahasa Indonesia dapat menempatkan dirinya sebagai sarana komunikasi efektif, berdampingan dan bersama-sama dengan bahasa daerah yang ada di Nusantara dalam mengembangkan dan melancarkan berbagai aspek kehidupan dan kebudayaan, temasuk pengembangan bahasa-bahasa daerah. Dengan demikian Bahasa Indonesia memiliki kedudukan dan fungsi yang penting bagi bangsa Indonesia di dalam wilayah NKRI. Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional sejak dicetuskan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 dengan fungsi sebagai lambang kebanggaan, lambang identitas, alat pemersatu, dan alat perhubungan. Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara secara resmi berlaku sejak diundangkannya UUD 45, 18 Agustus 1945 dengan fungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, pendidikan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, dan iptek. Kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia dalam pembangunan bangsa, yakni sebagai prisai pemersatu yang belum pernah dijadikan sumber permasalahan oleh masyarakat pemakainya yang berasal dari beragam suku/daerah. Bahasa Indonesia berperan penting dalam pembangunan bangsa karena digunakan sebagai bahasa resmi kenegaraan dalam memajukan pembangunan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. (***)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *