Diskoperindag Kirim Ratusan Daftar Pelaku UMKM untuk Dapatkan Banpres

Sumbawa, PSnews – Bantuan Presiden (Banpres) untuk modal usaha bagi pelaku UMKM nampaknya berlanjut. Pada gelombang pertama, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumbawa telah mengirim sekitar belasan ribu daftar pelaku UMKM ke Pusat. Ditambah lagi untuk gelombang kedua, yang setiap harinya mencapai ratusan daftar pelaku UMKM yang ingin mendapatkan Banpres dimaksud.

Hal itu diungkapkan Kepala Diskoperindag Sumbawa – Arif kepada media ini Rabu (21/10). Untuk Bantuan Presiden bagi modal usaha mikro UMKM dilaunching pada 23 Agustus lalu, dan berakhir pada 14 September 2020 untuk gelombang pertama. ‘’Yang terealisasi sebelumnya dari angka 14.000 yang kami usulkan ke Pusat, yang baru lolos itu sektiar 5.000an orang. Kemudian sekarang ditambah lagi dengan daftar usulan berikutnya untuk gelombang kedua,’’ terangnya.

Lebih jauh diungkapkan, untuk proses Banpres gelombang kedua ini sudah berjalan sekitar satu minggu, dan ini akan berakhir pada awal November mendatang. ‘’Harapan kita adalah bisa terakomodir, dan masyarakat ktia bisa mendapatkan apa yang diharapkan berupa bantuan modal itu,’’ tuturnya.

Sejauh ini, kata Haji Arif, data pelaku UMKM yang masuk setiap hari ke Dinas akan langsung dikirim ke Pusat. Dimana rata-rata perhari bisa mencapai 300 orang. ‘’Masyarkat bisa datang langsung kesini untuk mendapat penjelasan dari Kabid UKM atau nanti daftar rekap yang diantar secara kolektif oleh Desa atau Kecamatan, terutama yang dari jauh,’’ ujarnya.

Pihaknya berpesan kepada pelaku usaha yang sudah menapat bantuan, agar itu dipergunakan untuk moda usaha yang produktif, dan jangan dikonsumsi. Karena tujuan dari Banpres ini untuk masyarakat agar usahanya semakin hidup dan lancar. ‘’Harapan saya tidak terjadi spekulasi, jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang memungut secara tidak sah dengan mengaku atas jasa dan sebagainya. Berikanlah hak ini kepada masyarakat yang memang sedang kesulitan, bantu mereka. Seperti kita ketahui, dampak dari pandemi covid-19 ini bagi binaan kita UMKM sangat terpukul. Sehingga dengna bantuan ini mereka dapat berlangsung usahanya, dapat berlangsung juga kebutuhannya,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *