Sumbawa, pulausumbawanews.net – Beredar isu di media sosial mengenai dugaan kekerasan yang dilakukan oleh anggota Polres Sumbawa terhadap seorang remaja pria di sebuah barbershop Jalan Hasanuddin, Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa. Namun, Polres Sumbawa memastikan bahwa informasi tersebut belum valid dan meluruskan kronologi kejadian yang sebenarnya.
Kejadian bermula pada Kamis, 28 Agustus 2025, sekitar pukul 23.07 WITA, ketika Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumbawa menerima laporan dari seorang korban berinisial CL (30) mengenai dugaan tindak pidana kekerasan seksual.
Dalam laporannya, CL menceritakan bahwa sekitar pukul 22.30 WITA, ia hendak bertemu dengan 3 (tiga) orang perempuan yang tidak dikenal di Jalan Hasanuddin. Namun, setibanya di lokasi, ketiga orang perempuan yang bersangkutan tidak ada di lokasi, dan ia justru dihadang oleh seorang remaja pria tak dikenal. Keduanya terlibat cekcok hingga pelaku tiba-tiba mencekik dan meremas payudara CL. Merasa keberatan, CL segera melapor ke Mapolres Sumbawa.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli Satuan Samapta Polres Sumbawa segera meluncur ke lokasi kejadian. Di sana, petugas menemukan seorang remaja pria yang diduga sebagai pelaku dalam kondisi terpengaruh minuman keras dan sempat melontarkan kata-kata kasar ke petugas. Pelaku tersebut kemudian sempat diamankan dan dibawa ke Mapolres Sumbawa untuk diproses lebih lanjut. Namun sampai berita ini diterbitkan, pelaku sudah dibebaskan oleh pihak kepolisian. Meski pelaku sudah dibebaskan, namun isu yang tersebar, justru terkesan menyalahkan tindakan yang dilakukan pihak kepolisian. Bahkan disebutkan, saat penangkapan oknum polisi diduga telah melakukan pemukulan dan pengrusakan CCTV di TKP.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, setelah dikonfirmasi melalui Kasat Samapta Iptu M. Tahir Lantu, menegaskan bahwa tindakan pemukulan yang dilakukan oleh anggota kepolisian terhadap terduga pelaku masih didalami. “Informasi yang beredar bahwa anggota kami melakukan pemukulan dan pengerusakan CCTV itu masih dilakukan pendalaman unit paminal Polres Sumbawa. Tim patroli hanya sempat mengamankan terduga pelaku dan dibawa ke Mapolres Sumbawa, namun hanya beberapa saat saja yang kemudian dipulangkan oleh petugas,” jelas Kasat Samapta. (PSp)