Facebooker Penista Agama Diamankan Polisi

Sumbawa, PSnews – Entah setan apa yang bersemayam di dalam benak orang ini. Beraninya mengolok-olok Tuhannya melalui akun facebook bernama Junaidi M Junaidi. Postingan yang menghebohkan itu membuat geram warga net dan meminta kepada polisi agar segera mengambil tindakan tegas.

Akun Junaidi M Junaidi diketahui telah bergabung di FB sejak September 2013 dan memiliki teman mencapai 3.020 akun. Dalam postingan terakhir di akun tersebut pada Senin 2 Desember 2019 diketahui, terdapat kata – kata yang dinilai menghina agama Islam. Bahkan status tak terpuji itu telah dishare atau disebar oleh akun FB lainnya yang tidak suka dengan pernyataan pemilik akun Junaidi M Junaidi dan meminta kepada polisi agar pelaku segera ditangkap.

Pemilik akun Junaidi M Juanaidi (kedua dari kanan)

Tidak butuh waktu lama, aparat Polres Sumbawa berhasil mengamankan pemilik akun facebook Junaidi M Junaidi di kediamannya Kecamatan Lenangguar, pada Senin (2/12/2019). Yang bersangkutan diamankan karena dianggap telah melakukan penistaan agama Islam melalui media sosial.

Postingan akun FB Junaidi M Junaidi mencuat setelah salah satu netizen meneruskan status terduga penistaan agama ini ke grup Whatsapp Grup (WAG) “Sumbawa Hebat Bermartabat” sekaligus meminta polisi bergerak cepat. Dalam WAG yang beranggotakan di antaranya Kapolres Sumbawa dan Kasat Reskrim ini mendapat tanggapan serius, sehingga memunculkan beragam komentar.

Hanya dalam waktu singkat Kasat Reskrim – IPTU Faisal Afrihadi mengkonfirmasi melalui WAG tersebut bahwa pemilik akun Junaidi M Junaidi ini telah diamankan. Tindakan sigap polisi ini sebagai upaya untuk meredam situasi agar tidak membias dan mencegah provokasi yang berpotensi terjadinya inkondusifitas daerah. “Benar bahwa pemilik akun itu telah diamankan setelah kami berkoordinasi dengan Polsek setempat. Kami akan mendalami motif dan niatnya membuat status di media sosial itu,’’ ungkap Kasat Reskrim ketika dikonfirmasi wartawan. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *