Belum Profit, Perusda Sumbawa Disorot Pimpinan Dewan

Sumbawa, PSnews – Sejauh ini keberadaan Perusahaan Daerah (Perusda) Sumbawa belum juga memperlihatkan kemajuan dalam usahanya. Kondisi ini mengundang sorotan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa – Mohamad Ansori. Wakil rakyat yang berlatar belakang sebagai pengusaha rokok tersebut me mengatakan, hadirnya Perusda seharusnya dapat memberikan kontribusi berupa keuntungan atau profit bagi daerah. “Keberadaan Perusda harus profit oriented atau menguntungkan. Jangan ujung-ujungnya minta suntikan dana dari Pemerintah Daerah,’’ katanya kepada wartawan media ini, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, hadirnya Perusda dihajatkan untuk membantu Pemda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bukan sebaliknya. Untuk itu, yang mengisi Perusda harus orang yang memiliki jiwa kewirausahaan, agar bisa tercipta BUMD yang betul-betul menguntungkan, hingga pada akhirnya bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAS). “Perusahaan daerah itu harus menguntungkan dalam pengelolaannya, sehingga nanti bisa menambah keuangan daerah. Jadi kalau yang namanya perusahaan ini tidak boleh asal-asalan dikelola. Yang penting ada saja itu tidak bisa. Pengelolanya harus punya jiwa wirausaha. Sehingga ekonomi daerah bisa melejit, yang pada akhirnya pihak luar mau berinvestasi di Sumbawa,’’ tandasnya.

Dalam pengamatannya, saat ini ada beberapa usaha yang dijalankan Perusda, salah satunya pusat oleh-oleh Sumbawa. Disarankan produk yang ditampilkan dalam pusat oleh-oleh tersebut harus produk lokal Sumbawa, seperti tenun Sumbawa, madu Sumbawa, susu kuda liar, serta lainnya. Sehingga ketika tamu yang berkunjung ke Sumbawa bisa dengan mudah menemukan lokasi tempat berjualan produk lokal Sumbawa. “DPRD mendorong Pemda harus bisa menyiapkan tempat-tempat yang strategis untuk pusat oleh-oleh, bisa saja di Bandara atau tempat-tempat yang mudah dijangkau saat orang berkunjung ke Sumbawa. Ini juga perlu ada pembinaan, yang produksi harus dibina, jangan sampai hanya memproduksi tapi dalam penjualannya satu tahun hanya dua kali. Itu tidak bisa berjalan. Yang jelas harus berkesinambungan. Sehingga perlu ada pembinaan yang lebih lanjut,’’ demikian Ansori. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *