Distribusi LPG 3 Kg Semrawut, DPRD Sumbawa Akan Panggil Pihak Terkait

Sumbawa, pulausumbawanews.net – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq mengaku dirinya telah memantau langsung kesulitan masyarakat mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. “Saya melihat rantai distribusi gas elpiji 3 kg ini semraut. Tidak ada kendali berdasarkan zona maupun pembagian wilayah. Semua orang bebas membeli gas elpiji 3 kg (melon) dari mana saja dan berapa saja, asalkan bisa membeli sebelum masyarakat setempat yang menjadi area pangkalan ini mendapatkan bagiannya. Kondisi ini sangat memprihatinkan. Kasihan ibu- ibu rumah tangga yang tidak mampu membeli gas kemasan 12 Kg, tidak mendapatkan gas 3 kg. Demikian juga pelaku usaha kecil yang tidak kebagian. Untuk itu kami akan segera mengundang pihak terkait melalui Komisi teknis (Komisi 2 DPRD Sumbawa), sehingga dapat diketahui pangkal masalahnya, kenapa terjadi kesemrautan dalam distribusi gas melon ini,” tandas Rafiq, Rabu (11/5/2022).

Rafiq menegaskan, bahwa permasalahan ini bukan hal baru, tapi gemanya terasa lebih besar kali ini. Mungkin karena penggunaan gas melon sudah semakin meningkat sementara kuota tidak bertambah. Menurutnya, bila kondisi ini berlanjut, maka bisa membuat munculnya aksi masyarakat saling rebut, adu cepat untuk mendapatkan gas melon. Tidak heran ketika gas dari SPBE tiba di pangkalan, langsung ludes dalam hitungan jam. Pasalnya, yang membeli tidak hanya dari masyarakat sekitar pangkalan, tapi juga dari luar desa. Dan belinya pun lebih dari satu, bahkan empat atau lebih per orang. Kalau bukan untuk dijual lagi (kios) pasti ada dari golongan rumah tangga mampu yang seharusnya menggunakan gas non subsidi yang membeli. “Karena jika tidak diatur, akan ada rumah tangga miskin maupun pelaku usaha kecil atau mikro kita seperti penjual gorengan maupun makanan yang tidak kebagian,” tandas Rafiq.

Ia menegaskan, kondisi ini perlu segera disikapi secara cermat dan secepat-cepatnya supaya tahu dimanakah benang merahnya. “Kami akan memanggil kembali seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan pemasaran gas elpiji 3 kg ini. Baik Pertamina, SPBE, Distributor, Pangkalan Se- Kabupaten Sumbawa dan OPD terkait,” terang politisi PDI Perjuangan ini.

Ia menambahkan, disamping pasokan gas harus dapat dijaga ketersediaanya. Begitu pula soal pendistribusiannya harus lancar dan merata serta tepat sasaran. “Persoalan elpiji adalah prioritas. Saya berharap dalam waktu dekat ini permasalah kesulitan masyarakat mendapatkan gas elpiji 3 kg dapat segera teratasi,” tutupnya.(PSruf)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published.