Polisi Amankan Dua Bersaudara yang Berkelahi Dalam Kondisi Mabuk di Pulau Bungin

Sumbawa, pulausumbawanews.net – Dua bersaudara warga RT 10 RW 04 Dusun Sekatek Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas Sumbawa, terlibat perkelahian pada Kamis (16/9/2021) sekitar pukul 19.00 wita. Keduanya, masing – masing berinisial DSU alias La’ane (27).

Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas, AKP Sumardi S.Sos, membenarkan adanya perkelahian tersebut. “Awalnya Bhabinkamtibmas Desa Pulau Bungin, Bripka I Dewa Putu Gede Yudana mendapat Informasi dari Kepala Desa Pulau Bungin via telpon, memberitahukan bahwa telah terjadi perkelahian antar saudara kandung di Pulau Bungin,” beber Sumardi.

Atas informasi tersebut, sambung Sumardi, Bhabinkamtibmas Desa Pulau Bungin bersama anggota piket SPK II Polsek Alas dipimpin Pawas Ipda Putu Agus Mas Purnomo, SH meluncur ke TKP. Kedua pelaku diamankan lantaran dianggap meresahkan karena menantang masyarakat sekitar dengan menggunakan senjata tajam dalam kondisi dipengaruhi alkohol. “Sebelumnya La’ane (sang kakak) hendak meminta lampu senter menyelam kepada AN (adik kandungnya). Entah kenapa, terjadi perkelahian antara keduanya,” paparnya.

Perkelahian tersebut mengakibatkan La’ane mengalami luka robek pada bagian kepala dan mendapat 2 jahitan serta luka pada daun telinga sepanjang 2 cm.

Tidak terima dengan perlakuan adiknya, La’ane pulang ke rumah neneknya guna mengambil parang. Sebelumnya, La’ane sudah dalam keadaan mabuk dan berkeliling kampung mencari Anto saudara kandungnya dengan membawa parang kemudian mengancam masyarakat sekitar.

Atas kelakuan La’ane masyakat menjadi resah sehingga Kades Pulau Bungin meminta bantuan Bhabainkamtibmas untuk segera diamankan di Mapolsek Alas sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah Bhabinkamtibmas dan Anggota Piket SPKT II Polsek Alas tiba di Desa Pulau Bungin, pelaku sedang bersembunyi di rumah neneknya RT 10 RW 04 Dusun Sekatek. Ketika hendak diamankan, La’ane sempat melakukan perlawanan dengan mengayunkan parang yang dalam keadaan terhunus tidak memakai sarung, namun bisa diamankan oleh personil polisi dibantu warga setempat. “Pelaku langsung dibawa ke Puskesmas Alas untuk diberikan pengobatan medis akibat perkelahian dengan adik kandungnya,” pungkas Sumardi. (PSp)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published.