Ratusan Ormas di Sumbawa Bakal Diverifikasi

Sumbawa, PSnews – Ada ratusan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang sudah terbentuk di Kabupaten Sumbawa. Hal itu sesuai daftar yang masuk di Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Sumbawa, yang rencananya melakukan verifikasi ulang terhadap ormas yang ada.

Kepada media ini, Kepala Kesbangpoldagri – H Yahya Adam mengungkapkan, saat ini ada sekitar 250 ormas yang telah mendaftarkan diri di Kesbangpoldagri. Jumlah ini semakin meningkat setiap tahunnya. ‘’Jumlah ormas di Sumbawa sekitar 250 lebih. Itu juga termasuk LSM di dalamnya,’’ ungkapnya.

Menurutnya, kelompok tani, kelompok ternak, kelompok nelayan, serta kelompok UMKM juga termasuk dalam Ormas karena memiliki keanggotaan. Namun untuk kelompok tersebut, itu dipisahkan jenisnya dari Ormas lainnya agar diketahui mana ormas yang terbentuk dan ada kaitannya dengan bantuan. ‘’Memang termasuk ormas, karena ada keanggotannya, tapi itu kita pisahkan jenisnya untuk yang kelompok-kelompok itu. Karena itu ada kaitan dengan bantuan, harus ada tanda terdaftar, itu juga sebagai persyaratannya dia untuk mendapat bantuan dari Pemerintah,’’ ujarnya.

Walaupun diketahui ada ratusan ormas yang sudah terbentuk, namun pihaknya tidak mengetahui apakah seluruhnya masih aktif atau tidak. Karena yang jelas, pengurus ormas tersebut telah mengurus SKT.
Sehingga tahun 2018 mendatang, pihaknya bakal memverifikasi ulang seluruh ormas yang ada, untuk mengetahui apakah masih aktif atau tidak. Begitu juga terhadap kepengurusannya apakah ada pergantian dan lainnya. “Di tahun 2018 kita akan lakukan verifikasi ulang terhadap ormas. Kita panggil semua yang terdaftar itu, untuk kita verifikasi ulang. Terutama siapa pengurusnya, apakah ada pergantian pengurus. Sebenarnya kalau ada pergantian itu harus segera melapor ke kita, termasuk sekretariatnya dimana posisinya, supaya jelas,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *