JCH Asal Sumbawa Bertolak ke Tanah Suci

Sumbawa, PSnews – Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sumbawa yang tergabung dalam kloter 07 embarkasi Lombok Praya berangkat ke Tanah Suci Mekkah, untuk menunaikan rukun Islam yang ke lima. Keberangkatan mereka dari halaman Kantor Bupati Sumbawa, dilepas langsung Wakil Bupati – H Mahmud Abdullah pada Minggu (20/8/2017).

Pantauan yang dilapangan, dari 449 JCH yang berangkat, tiga diantaranya menggunakan kursi roda. Meski menggunakan kursi roda, ketiga JCH ini terlihat bersamangat menuju ke Tanah Suci. JCH lainnya yang satu rombongan bersama mereka turut membantu ketiga JCH ini. Selain itu, terlihat pula para pengantar yang berdiri di pinggir panggar kantor Bupati, hingga JCH diberangkatkan. Sedikitnya 27 bus digunakan untuk memberangkatkan para JCH bersama dengan pendamping mereka.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Sumbawa – H Amad Taufik mengungkapkan, jumlah JCH asal Sumbawa sebenarnya berjumlah 451 orang. Kemudian yang ikut dalam rombongan Kloter 07 sebanyak 449 orang. Sementara dua orang sisanya ikut kloter campuran, tergabung dengan JCH asal KSB, Solo dan Makassar.

Diungkapkan, keberangkatan JCH ditahun ini sesuai dengan urutan masing-masing tanpa adanya pergantian dengan JCH antrian. Seperti biasanya, rata-rata usia yang menunaikan ibadah haji merupakan lanjut usia. ‘’Ditahun ini JCH yang lansia sekitar 45 persen, sedangkan yang paling muda usia 38 tahun. Selain itu, ada juga tiga JCH yang menggunakan kursi roda,’’ ujarnya kepada wartawan.

Untuk ketiga CJH yang menggunakan kursi roda ini, nantinya akan dibantu oleh petugas dalam menjalankan ibadah hingga selesai. Adapun para perugas yang melayani dan membantu JCH terdiri dari Kementrian Agama dan tiga orang dari kesehatan, satu dokter dan dua perawat.

Wabup Sumbawa menyalami JCH

Sementara Wakil Bupati Sumbawa- H Mahmud Abdullah dalam sambutannya dalam acara pelepasan JCH ke Tanah Suci berharap, para JCH hendaknya selalu kompak dalam kelompok, tetap bersabar dan tawakkal, serta menjauhi tidakan-tindakan yang dapat mencederai ibadah. Tetap fokus dalam beribadah yang merupakan tujuan utama di tanah Suci Mekkah. Selain itu, hendaknya selalu menjaga kondisi fisik dan mental dengan baik, agar prosesi manasik haji nantinya dapat dilaksaakan dengan sempurna. Apalagi seperti yang diketahui kondisi cuaca di Arab Saudi mencapai 40 hingga 45 derajat. Ini sangat jauh berbeda dengan kondisi di Indonesia. ‘’Tujuan kita ke tanah suci untuk beribadah. Supaya ibadah haji sukses, saya berharap kepada jamaah haji menjaga kesehatan dengan baik. Inilah yang utama,’’ tutur Haji Mo.

Wabup juga berharap kepada para petugas pendamping haji agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada para jamaah dengan penuh tanggung jawab. Baik dari segi fasilitas, pelayanan kesehatan, dan kenyamanan para jamaah, maupun dalam teknis pelaksanaan ibadah hajinya. ‘’Teriring doa semoga bapak ibu jamaah haji Kabupaten Sumbawa selalu dapat mengkhusyukkan diri untuk beribadah selama di tanah suci. Tinggalkan semua pikiran tentang keluarga, harta, dan permasalahan lainnya. Ikhlas dan teguhkan hati dalam menjalani ibadah haji. Saya beserta seluruh masyarakat mendoakan seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan selalu menjaga kemabrurannya spanjang hayat,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *