Olat Cabe Potensial untuk Olahraga Paralayang

Sumbawa, PSnews – Kabupaten Sumbawa yang memiliki topografi berbukit-bukit merupakan salah satu daerah yang dijadikan sasaran bagi pencinta olahraga paralayang. Salah satu lokasi yang dimintai para atlit paralayang adalah Olat Cabe yang terletak di wilayah Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa. Untuk menuju Lokasi Olat Cabe relatif dengan kota Sumbawa Besar. Bila mengunakan kendaraan bermotor, hanya sekitar 20 menit saja.  

Belum lama ini di lokasi tersebut telah digelar Mini Tournament Fun Fly oleh perkumpulan atlit paralayang yang tergabung dalam Olat Cabe Paraglading Club (OCPC). Sejak dilantik pada 3 Februari lalu oleh Bupati Sumbawa, pengurus Olat Cabe Paraglading Club yang diketuai Gahtan Hafied semakin memperlihatkan eksistensinya. OCPC merupakan klub olahraga kedirgantaraan yang diwadahi oleh Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (Fasida) NTB. Klub ini aktif melakukan berbagai pelatihan di kawasan yang berada di Desa Songkar Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa tersebut. Olat Cabe memiliki ketinggian sekitar 243 meter di atas permukaan laut. Dimana standar ketingian untuk dapat dilakukannya paralayang hanya 60 meter. Pengunungan ini memiliki bukit memanjang sekitar 4 kilometer.

Ketua OCPC, Gahtan Hafied kepada media ini mengatakan bahwa pihaknya telah sukses melaksanakan Mini Tournament Fun Fly yang melibatkan beberapa penerbang dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan anggota OCPC Sumbawa. Turnamen itu disaksikan oleh Kadis Pariwisata Pemudan dan Olah Raga Kabupaten Sumbawa, Kepala KPH Batu Lanteh, Camat Moyo Utara serta masyarakat setempat.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut sangat direspon oleh PASI Propinsi NTB. “Ini merupakan Tournament Fun Fly yang digelar oleh club kami, alhamdulillah hasilnya dengan nilai pencapaian point I saya sendiri yang raih, disusul Nanang dari KLU, kemudian Zain dari KSB, Karrom dari Loteng dan Harry dari Sumbawa. Ini menjadi persiapan untuk event Paralayang berikutnya,” ujar Aan sapaan akrab Gahtan.

Dai puncak Olat Cabe terlihat keindahan Teluk Saleh dan Gunung Tambora

Menurut Aan, kawasan Olat Cabe yang memiliki panorama yang indah sangat ideal untuk dijadikan lokasi paralayang. Puncak gunung yang memiliki dataran luas itu dapat dijadikan berbagai wahana menarik. Banyak sekali potensi pngunungan Olat Cabe yang dapat dikembangkan, salah satunya pembuatan rumah pohon, serta sarana pendukung bagi atlet paralayang. Dari atas Olat Cabe, terlihat Teluk Saleh yang merupakan aquarium raksasanya Sumbawa. Keindahan Teluk Saleh yang dihiasi pulau-pulau cantik tak bertuan serta birunya laut. “Dari tempat take off, kita bisa melihat padang safana, hewan ternak berlarian. Rasa lelah mendaki ke puncak gunung itu semuanya pasti terbayar,” papar Aan.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar dapat memperhatikan sarana dan prasarana bagi atlet Paralayang di kawasan tersebut, mengingat potensi Aero Tourism di Olat Cabe sangat menjanjikan. Saat ini kawasan tersebut telah masuk dalam lima ekowisata yang digerakkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa. “Kami berharap agar kawasan tersebut dipercepat perijinannya untuk menunjang destinasi pariwisata Sumbawa. Bahkan kawasan ini telah melalui proses survey keselamatan terbang serta telah dilakukan penerbangan sebanyak 25 kali selama dua tahun terakhir,” tandas Aan.

Salah seorang atlit paralayang asal Kabupaten Lombok Utara, Nanang Wirawan mengaku, kawasan Olat Cabe menjadi salah satu dari 30 lokasi di NTB yang sangat layak untuk dijadikan lokasi paralayang. Ia menjelaskan, ada tiga kriteria lokasi yang ideal untuk paralayang yakni memiliki ppotensi obyek wisata, prestasi dan usaha (bisnis tourism. Namun yang perlu dibenahi adalah Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana. “Kawasan ini sangat bagus, sunrice dan sunset dapat terlihat. Bahkan Gunung Tambora pun terlihat dari lokasi tersebut,” ungkapnya.

Ia berharap agar dari puncak Olat Cabe dapat melahirkan paralayang berbakat sekaligus menjadi target PON 2020 mendatang. Karena itu, peran Pemda Sumbawa sangat dibutuhkan untuk menunjang keberadaan fasilitas, sarana dan prasarana infrastruktur di kawasan Olat Cabe. (PSj)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *