Mabuk dan Buat Onar, Seorang Remaja di Kampung Mande Diamankan Polisi

Sumbawa, PSnews – Mabuk dan membuat onar, seorang remaja warga Kampung Mande Kelurahan Bugis Kacamatan Sumbawa diamankan polisi. Dianggap mengganggu keamanan dan mengusik ketertiban warga sekitar, remaja tersebut diangkut keMapolres Sumbawa untuk diproses lebih lanjut. Remaja tersebut diamankan oleh Anggota Dalmas Sat Sabhara Polres Sumbawa Polda NTB saat melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat pada Sabtu malam (08/08/20).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polres Sumbawa Iptu Mulyadi SH. “Kegitan tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi ancaman gangguan kamtibmas terlebih di malam minggu yang rawan,” ujar Mulyadi.

Sebelum memulai patroli, Mulyadi memberikan arahan terlebih dahulu kepada personel agar selalu mengutamakan keselamatan diri serta tidak bersifat arogan dalam melaksanakan tugas.

Dalam keegiatan patroli tersebut Anggota Dalmas menyasar berbagai tempat keramaian untuk disambangi sekaligus memberikan himbauan kamtibmas serta protokol kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, obyek vital seperti bank pun tidak luput dari sasaran patroli KRYD.

Mulyadi menjelaskan bahwa dalam giat tersebut pihakhya memantau beberapa tempat yang dianggap rawan dan tidak lupa pula anggota mengingatkan warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan akan berbagai tindak kriminal serta segera selalu mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi ini.

Setelah melaksanakan patroli ke beberapa tempat, Anggota Dalmas mendapatkan laporan masyarakat adanya remaja yang sedang berkumpul sambil menenggak minuman keras di taman kampung mande. “Setelah itu, kami meluncur ke sana. Setibanya di lokasi, kami temukan seorang remaja yang sedan mabuk dan berbuat onar. Kami langsung melakukan pengamanan dan membawa yang bersangkutan ke Mapolres Sumbawa untuk diproses lebih lanjut,” tegas Mulyadi.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kasubag Humas Polres Sumbawa Iptu Sumardi S.Sos membenarkan kejadian tersebut, “Itu kenakalan remaja dan tidak boleh dibiarkan terjadi secara terus menerus. Harus diberi efek jera dan juga diantisipasi agar tidak mengulangi perbuatannya,” tandasnya. (PSp)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *