22 Juni, 14 Positif Covid di NTB, 8 Sembuh

Mataram, PSnews – Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTB, Lalu Gita Aryadi mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan pada hari Senin 22 Juni 2020 terkonfirmasi jumlah kasus baru positif covid-19 di NTB sebanyak 14 kasus. Jumlah ini lebih banyak dibanding pasien sembuh, yakni sebanyak 8 (delapan) orang. “Bahwa pada hari ini, Senin, 22 Juni 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD Provinisi NTB sebanyak 204 sampel dengan hasil 176 sampel negatif, 14 sampel positif ulangan, dan 14 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1068, an. Tn. TS, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Selong,
    Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
    daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 756. Saat ini
    dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1069, an. Ny. EM, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Desa Wanasaba,
    Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
    ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi
    baik;
  3. Pasien nomor 1070, an. Tn. MF, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan
    Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah
    terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di
    Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1071, an. Ny. IANO, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan
    Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
    daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1072, an. Tn. IWG, laki-laki, usia 73 tahun, penduduk Desa Batu Mekar,
    Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
    daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1073, an. Tn. SM, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Pemenang Timur,
    Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
    ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Tanjung dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1074, an. Ny. NNK, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Desa Jagaraga Indah,
    Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
    daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1075, an. Ny. BS, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Desa Suralaga,
    Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
    ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1076, an. Tn. MI, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Malang, Jawa Timur. Pasien
    tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan
    orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan
    Keluarga dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1077, an. Ny. R, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan
    Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah
    terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat
    ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1078, an. Tn. RMF, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan
    Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
    daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1079, an. Ny. NNA, perempuan, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan
    Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
    ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1080, an. Ny. R, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan
    Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah
    terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat
    ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1081, an. Tn. IBA, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara
    Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
    daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum
    teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Selain itu, lanjut Lalu Gita, hari Senin ini juga terdapat penambahan 8 (delapan) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu:

  1. Pasien nomor 666, an. An. MLH, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan
    Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat;
  2. Pasien nomor 743, an. Tn. GR, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk,
    Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 745, an. Tn. AK, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru,
    Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  4. Pasien nomor 805, an. Ny. S, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan,
    Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 821, an. Tn. RH, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari,
    Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 835, an. Ny. YF, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan
    Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  7. Pasien nomor 907, an. Tn. D, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Abian Tubuh Baru,
    Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  8. Pasien nomor 995, an. Ny. NNR, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Desa Taman Sari,
    Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

“Dengan adanya tambahan 14 kasus baru terkonfirmasi positif, 8 (delapan) tambahan sembuh baru,
dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai
hari ini (22/6/2020) sebanyak 1.081 orang, dengan perincian 744 orang sudah sembuh, 45
meninggal dunia, serta 292 orang masih positif dan dalam keadaan baik. Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” paparnya.

Ia kembali berharap kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan
setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

Hingga kini, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.745 orang dengan perincian 435 orang (25%) PDP masih dalam pengawasan, 1.310 orang (75%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.340 orang, terdiri dari 176 orang (3%) masih dalam pemantauan dan 6.164 orang (97%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 10.376 orang, terdiri dari 1.575 orang (15%) masih dalam pemantauan dan 8.801 orang (85%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 64.261 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.643 orang (3%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 62.618 orang (97%). (PSa)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *