Evaluasi Penanganan Covid-19, Gubernur Kunjungi Sumbawa

Sumbawa, PSnews – Gubernur NTB – H. Zulkieflimansyah melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumbawa pada Jumat (5/6), terkait Evaluasi Penanganan Pandemi Covid-19 di Pulau Sumbawa. Kedatangan orang nomor 1 di NTB ini didampingi Kapolda NTB – Irjen Pol M. Iqbal, Kejati NTB – Nanang Sigit Yulianto SH., MH dan sejumlah Pimpinan OPD Pemprov NTB.

Kunjungan kerja tersebut diterima langsung oleh Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril beserta Pimpinan DPRD Sumbawa, Forkopimda, Pimpinan OPD di Sumbawa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, di Aula H. Madilaoe ADT lantai 3 kantor Bupati Sumbawa.

Terkait dengan banyaknya kasus positif yang terjadi di Provinsi NTB, Dr. Zul mengatakan bahwa NTB termasuk Provinsi yang pemeriksaan swabnya paling besar dan paling cepat. ‘’Kalau Provinsi yang lainnya itu kadang-kadang pemeriksaannya harus dikirim dulu ke Jakarta dan Surabaya, sehingga 2 sampai 3 minggu baru diketahui hasilnya, jadi memang lama penambahannya,’’ tuturnya.

Disamping itu, Gubernur juga mengatakan Pemprov NTB mencoba mengantisipasi impact sosial ekonomi dari Covid-19 ini. ‘’Ini penting, Jangan sampai orang serius menangani Covid tetapi kita abai terhadap persoalan impact ekonominya. Jadi impact sosial ekonominya berat, menjadi keluarga yang teridentifikasi positif Corona itu seperti akhir dunia. Masyarakat mengucilkan, treatment itu secara sosial ternyata berat. Oleh karena itu, teman-teman Kabupaten/Kota serta MUI harus mendatangai keluarga ini dan mengutakan bahwa ini bukan aib, bukan penyakit berbahaya, tetapi ini berbahaya kalau memang kita mempunyai riwayat penyakit yang lain dan tidak lantas dikucilkan,’’ tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB, Kapolda NTB, Bupati Sumbawa, serta Kejati melaunching secara resmi motor listrik “NgebUTS” yang merupakan hasil karya Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) bekerja sama dengan Industri lokal Kabupaten Sumbawa. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *