Istri Tewas Gantung Diri, Suami Pingsan

Sumbawa, PSnews – Tragis, seorang ibu rumah tangga warga Dusun Sekotok Desa Jorok Kecamatan Utan ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya pada Sabtu (20/5/2020) sekitar pukul 20.00 WITA. Korban berinisial EF (35) merupakan istri kedua dari seorang pedagang ternak.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK yang dikonfirmasi media ini, Minggu malam (31/5) membenarkan adanya kejadian memilukan itu. Dari hasil penelusuran media ini, menyebutkan, sebelum kejadian sekitar jam 18.30 Wita korban sempat mendatangi rumah kepala Desa Jorok yang tidak jauh dari rumah korban dan masih memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa. Korban menyampaikan keluhannya sekaligus meminta agar suaminya yang juga sebagai kakak kandung kades setempat agar dinasehati, bahkan sempat mengancam akan gantung diri. Oleh Kepala Desa disarankan untuk tidak melakukannya dan berjanji akan menasehati suaminya, bila ada permasalahan dalam rumah tangga agar segera dicarikan solusi dan diselesaikan dengan baik-baik.

Setelah mendapat penjelasan Kades setempat, korban pulang. Setibanya di rumah, korban mencari tali dan sempat disaksikan oleh tetangga, namun tidak diketahui digunakan untuk apa. Sekitar pukul 20.00 Wita, saat suami korban hendak ke kamar mandi, betapa terkejut mendapati istrinya telah tergantung di pintu menuju kamar mandi dengan menggunakan tali nilon warna biru yang biasa digunaka untuk mengikat sapi. Korban gangutng diri dengan cara menyusun 3 kursi plastik warna merah yang diduga sebagai pijakan.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Utan, Aparat Polsek Utan segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian tali pun dilepas oleh Kanit Reskrim Polsek Utan, Ipda Uji Siswanto selanjutnya menghubungi pihak medis Puskesmas Utan untuk dilakukan visum luar untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Dari hasil Visum para medis Puskesmas setempat, menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada korban. Diduga kematian korban akibat adanya lilitan tali yang digunakan untuk gantung diri. Korban diduga nekat melakukan aksi gantung diri dipicu oleh permasalahan dalam rumah tangga.

Sekedar diketahui, korban sekitar 1 tahun menikah dengan suami dan belum dikarunia keturunan. Saat ini suaminya sakit-sakitan dan hanya tinggal berdua dengan korban, Sedangkan anak dari suaminya tinggal tidak jauh dari rumah korban. Kejadian tragis tesebut mengakibatkan suami korban tidak sadarkan. (PSa)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *