Sembilan Jabatan Pimpinan OPD Segera Diseleksi

Sumbawa, PSnews – Sebanyak 9 jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini masih lowong. Sebagian besar disebabkan oleh pejabat sudah memasuki masa pensiun. Dengan begitu, Pemkab Sumbawa segera melakukan seleksi terhadap Aparat Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat untuk mengisi kekosongan tersebut.

Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril kepada wartawan mengatakan, pengisian jabatan pimpinan OPD yang kosong sedang diupayakan. Untuk mengisinya harus dilakukan seleksi oleh panitia seleksi (pansel) yang akan dibentuk. “Kepala OPD yang kosong, nah itu harus di-pansel-kan. Staf saya sudah ke Jakarta guna meminta izin untuk panitia seleksi (Pansel) ke Kemendagri,’’ terangnya.

Untuk memaksimalkan jabatan lowong ini, lanjut Bupati, maka sementara ditunjuk pelaksana tugas, baik itu Sekretaris Dinas maupun Badan juga Asisten Sekda. Fungsi dan tugas mereka pun hampir sama dengan Kepala OPD. “Meskipun ada lowong, pekerjaannnya harus tetap berjalan. Walaupun pekerjaannya belum maksimal, karena ada kebijakan-kebijakan yang perlu pertimbangan Kepala OPD. Meski demikian tetapi tidak menjadi hambatan,’’ jelas Bupati.

Adapun OPD yang belum memiliki pimpinan yakni

  • Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,
  • Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman,
  • Dinas Lingkungan Hidup,
  • Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan,
  • Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik,
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,
  • Badan Kesbangpoldagri,
  • Dinas Perhubungan, dan
  • Dinas Pemadam Kebakaran (yang rencananya akan dibentuk).
Syahruddin

Hal senada disampaikan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sumbawa – Syahruddin yang mengaku rencana seleksi jabatan pimpinan OPD sedang diproses. Saat ini pihaknya sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk Pansel. Dimana Kabid II BKPP sekarang sedang melakukan kosultasi ke Menpan-RB dan BKN untuk proses pelaksanaan seleksi tersebut. “Pulang dia dari sana, kita akan langsung proses. Karena saran dari Pak Sekda dan Pak Bupati harus secepatnya kita laksanakan Pansel ini,’’ ujarnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa syarat agar ASN bisa mengikuti seleksi pengisian jabatan pimpinan OPD tersebut, salah satunya pejabat yang memiliki eselon III-a setingkat Sekretaris Dinas atau Badan, Kepala Bagian, termasuk Camat dan juga eselon III-b setingkat Kabid dan lainnya. “Untuk menghadapi Pansel OPD ini, kepada semua ASN khususnya lingkup Kabupaten Sumbawa yang sudah memenuhi persyaratan agar besiap-siap untuk mengikuti seleksi karena sifatnya terbuka. Tinggal sekarang mempersiapkan diri saja sesuai persyaratan yang nantinya akan ditetapkan dalam Pansel tersebut,’’ tukasnya.

Sebelum seleksi dilakukan, terlebih dahulu akan diumumkan untuk menginformasikan adanya seleksi dimaksud, dilanjutkan dengan penerimaan pendaftaran, termasuk tahapan-tahapan lainnya. “Paling tidak akhir Februari atau awal Maret baru bisa terlaksana. Setelah pulang Kabid nanti dari sana, kita umumkan apa persyaratan dan lainnya. Baru nanti sekitar dua minggu kami terima pendaftaran. Setelah itu baru kami proses untuk seleksi. Ya paling telat sekitar bulan Maret panselnya,’’ tuturnya.

Tim Pansel sekitar 70 persen terdiri dari pihak independen non ASN, baik dari perguruan tinggi, serta lainnya. Sementara sisanya dari Pemda, seperti Sekretaris Daerah yang kemungkinan akan menjadi Ketua Pansel. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *