Upacara HUT RI Diwarnai Seni Gentao dan Pukul Rantok

Sumbawa, PSnews – Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke 73 tahun 2018 di Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa berlangsung menarik dan unik. Sebagian pesertanya mengenakan pakaian adat Samawa. Bahkan sebelum upacara dimulai, diawali dengan pemukulan rantok (lesung alat penumbuk padi). Selain itu ada pula atraksi seni bela diri Samawa atau yang lebih dikenal dengan Gentao.

Upacara dipimpin langsung Kepala Desa Pelat – Herman. Kegiatan berlangsung khidmat, dihadiri Muspika Unter Iwes, siswa sekolah, warga setempat, termasuk pengurus Ikatan Keluarga Pelat (IKAPEL) yang sengaja hadir pada kegiatan dimaksud.

Kades Pelat yang ditemui uwai upacara mengatakan, peringatan HUT RI kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ada nuansa adat istiadat yang ditampilkan pada perayaan 17 Agustus tahun ini. ‘’Kita awali dengan pemukulan Rantok, dan diakhiri dengan seni Gentao. Ini supaya kita tetap menjaga adat istiadat kita Tau Samawa,’’ terangnya.

Sebelum memasuki puncak HUT RI, sebelumnya juga digelar pengobatan gratis. Pemerintah Desa bekerjasama dengan IKAPEL dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Juga ada beberapa kegiatan seremonial lainnya seperti lomba yang diikuti masyarakat setempat. ‘’Itu sebagai bentuk kebersamaan, bentuk kecintaan kami kepada masyarakat. Ada juga penghargaan yang kami berikan kepada para Ketua  RT, Kadus, dengan harapan kita hari ini saling menghargai, saling menjaga dan memelihara kebersamaan,’’ tuturnya.

Gentao (seni bela diri ala Sumbawa)

Sementara itu, Ketua 1 IKAPEL Sumbawa – Supianto menambahkan, selain mengenang jasa para pahlawan, kehadiran mereka pada kegiatan itu juga sebagai bentuk kecintaan kepada Desa Pelat, yang diwujudkan dalam beberapa kegiatan sosial kemasyarakatan. ‘’Jadi momentum ini suatu kebersamaan kita, rasa persaudaraan kita dalam hal menjalin silaturahim. Karena kami Ikatan Keluarga Pelat ada yang sudah berdomisili di luar Desa Pelat,’’ ujarnya.

Ia berharap, dengan semangat yang telah terbangun selama ini, dapat memupuk rasa kebersamaan, gotong royong serta kekeluargaan, menginggat anggota IKAPEL tersebar diseluruh Kecamatan di Kabupaten Sumbawa, bahkan diluar Pulau Sumbawa. ‘’Kami himpun, kami berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Pelat, bagaimana supaya derajat Desa kita ini bisa naik ke permukaan. Jadi lewat kegiatan dan momen seperti ini kita rangkaikan dengan berbagai kebudayaan yang ada, kita lestarikan, dengan moderinasi seperti drumband kita bawa untuk bagaimana kita memotivasi masyarakat. Mainsetnya kedepan ada perubahan yang akan terjadi. Itu harapan kami,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *