Bidan Diminta Jaga Etika dalam Menulis Status di Medsos

Sumbawa, Psnews – Dalam pembinaan di ranting III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sumbawa di Plampang, Rabu (03/03/2016), persoalan etika kebidanan menjadi sorotan Ketua Pengurus Cabang IBI Sumbawa, Ummi Kalsum.
Kepada para bidan senior maupun bidan muda, Ummi Kalsum menyampaikan, jika terjadi suatu permasalahan hendaknya langsung dikoordinasikan dengan pengurus ranting.

“Dengan catatan yang bisa diayomi maka dapat dibantu, tapi kalau sudah tidak sesuai etika bidan, maka tidak dapat dibantu,” tegas Ummi Kalsum.

Pembinaan bidan di Kecamatan Plampang

Dia mencontohkan, ketika terjadi malapraktik yang melibatkan oknum bidan, maka tidak bisa dibantu karena hal itu melawan hukum. Apalagi di negara ini tidak ada yang kebal hukum.

Ia pun menyarankan agar para bidan yang menemui kondisi bayi cacat lahir supaya segera berkonsultasi ke rekan yang lebih pengalaman atau lebih tahu banyak. “Sering-seringlah konsultasi tidak usah gengsi-gengsi. Saya saja masih sering konsultasi,” ujarnya.

Secara khusus Ummi Kalsum menyoroti perilaku tidak elok para bidan muda di dunia maya seperti menulis status di jejaring social facebook dan media social lainnya. Kalau menulis status hendaknya yang bermanfaat bagi diri dan orang lain. Jangan sampai karena teman senior lama masuk kantor, lalu menulis status “PNS masuk itu seenaknya, kemudian yang sukarela diwajibkan seperti ini”.

Kalau ada yang seperti itu, tandas Ummi Kalsum, tolong bicarakan dengan koordinatornya. “Saya tidak mau lagi melihat status di facebook yang seperti itu. Sakit hati sama pacar, ditulis macam-macam. Boleh sakit hati, tapi statusnya jangan sampai begitu,” ujarnya.

Hal tersebut sengaja ia tekankan karena profesi Bidan sangat dihormati dan dihargai di tengah masyarakat. Sehingga hal itu harus diperhatikan oleh semua kalangan Bidan.

Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan jajarannya supaya tertib dalam bekerja. Kalau ada yang melakukan kesalahan tentu akan dikenakan sanksi berupa teguran dan tertulis, bahkan bisa dikeluarkan dari organisasi dan kedinasan. Untuk itu ia mengajak para Bidan yang tergabung di dalam IBI supaya dapat bekerja sesuai standar operasional prosedur dan etika kebidanan. (PSb)

Komentar

comments

Related posts

3 Thoughts to “Bidan Diminta Jaga Etika dalam Menulis Status di Medsos”

  1. Adhitya pratama

    Ati2 ada juga bidan yang buat status vartus tiga ekor emang ada bidan binatang???hanya binatang yang di sebut dgn bahasa seperti itu

  2. nang

    Banyak bidan di republik ini yg masih beretika,sopan santun,ramah,bertanggungjawab bahkan sampai mau menolong sesama baik saat kedinasan maupun diluar kedinasannya. Hal inilah yg seharusnya melekat pada seorang bidan,pengabdian tanpa pamrih yg diharapkan oleh negara…krn bukan hukum negara saja yg harus ditaati,tapi lebih dr itu hukum allah swt,kalo semua dilandasi oleh ketaatan di kode etik saja itu belum lengkap.karena seorang bidan dg tugas yg kompleks hrs juga bernilai ibadah yg kekal nan abadi…semoga landasan iman dan ibadah kpd sesama manusia dpt membawa kita menjadi ummat yg slalu dicintai sang pencipta…amiin

  3. Misalnya ada bidan yang baru langsung diangkat sebagai PNS, bila mereka permisi untuk mengurus surat pengangkatan saja itu sudah menyakiti.

Leave a Comment