Lulusan S1 Pilih Jadi TKI ke Luar Negeri

Sumbawa, PSnews – Untuk menjadi seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) baik wanita maupun pria, tidak lagi memandang status maupun tingkat pendidikan. Kalau dulu kebanyakan para buruh migran atau tenaga Kerja Indonesia (TKI) didominasi oleh lulusan SD dan SMP. Kini status trend status pendidikan tersebut cenderung meningkat hingga sarjana strata 1.

Zainal Arifin
                                Zainal Arifin

Berdasarkan data para buruh migran yang berada di negara-negara kawasan Asia-Pasifik (ASPAK) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa, diketahui adanya pergeseran bahwa lulusan Sarjana dan Diploma 3 kini ikut menjadi buruh migran. Kebanyakan diantaranya adalah yang dulu berprofesi sebagai guru di sekolah.

Hal tersebut disampaikan Kabid Penta Disnakertrans Sumbawa, Zainal Arifin, Selasa (29/09/2015). Diantara mereka, lanjut Zainal Arifin, ada yang ke Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore, Taiwan, Hongkong dan Jepang.

Motivasi banting setir tersebut, pada umumnya dilatarbelakangi oleh persoalan desakan ekonomi. Misalnya ada yang terbelit hutang piutang sehingga terpaksa harus berangkat kerja ke luar negeri untuk memenuhi tanggungjawab tersebut.

“Rata-rata mereka bekerja di sektor non formal. Ada yang sarjana dan ada yang diploma,” ujarnya.

Ia mengakui, fenomena ketenagakerjaan sekarang sudah bergeser jika ditinjau dari tingkat pendidikan. Lulusan SD sudah mulai berkurang, lulusan SMP dan SMA mulai menanjak jumlahnya bahkan lulusan sarjana.

Hanya dengan rekomendasi yang ada untuk skill khusus seperti perawat dan bidan selalu menjadi primadona. “Rata-rata mereka ditempatkan di Hongkong dan Taiwan dipekerjakan di Panti Jompo merawat para orang jompo karena skill khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan, perusahaan penyalur tenaga kerja yang konsen terhadap penyaluran tenaga kerja di negara-negara Asia Pasifik kini jumlahnya sekitar 30-an di Sumbawa untuk jasa tenaga kerja di sektor formal dan non formal. (PSb)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *