Kerap Meresahkan, 21 Terduga Preman di Pasar Seketeng Diangkut Polisi

Sumbawa, PSnews – Keseriusan Jajaran Polres Sumbawa dalam memberantas premanisme dan pungutan liar (pungli) di wilayahnya kian ditunjukkan dengan tindakan tegas. Setelah sempat mengamankan sejumlah terduga preman yang mabuk-mabukan dan juru parkir liar minggu lalu, kini jumlah preman yang diamankan cukup signifikan, yakni 21 orang. Giat operasi pengamanan preman yang digelar Senin (28/6/2021) tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Akmal Novian Reza S.IK. “Dalam kegiatan tersebut polisi berhasil mengamankan sebanyak 21 orang pria yang dianggap kerap meresahkan dan mengganggu aktivitas masyarakat di pasar,” tegas Akmal.

Hal senada dijelaskan oleh Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK, MH, saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi S.Sos. “Puluhan orang tersebut diamankan berdasarkan keresahan dari para pedagang di Pasar Seketeng bahwa setiap hari ada sekelompok orang yang meminta uang dengan alasan untuk keamanan para pedagang saat berjualan,” ungkap Sumardi.

Selain itu di pasar tradisional itu juga kerap dijadikan tempat untuk mengkonsumsi minuman keras. “Berdasarkan informasi tersebut, kami kemudian bergerak melakukan razia premanisme di Pasar Seketeng dan berhasil mengamankan 21 orang yang selanjutnya dibawa ke Mapolres Sumbawa,” tandasnya.

Menurut dia, keberadaan sekelompok orang tersebut memang kerap mengganggu warga yang sedang beraktifitas, seperti pungutan liar, mabuk-mabukan hingga meminta jasa parkir. Meski tidak sampai terjadi pemaksaan, tetapi sebagian masyarakat ada yang merasa risih dan khawatir. “Maka dari itu, puluhan orang tersebut selanjutnya diamankan kemudian didata asal usulnya serta diberikan pembinaan serta membuat surat pernyataan agar tidak melakukan pungutan liar. Apalagi sampai melakukan aksi pemerasan atau kekerasan serta melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya. (PSp)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *