Berhasil Gagalkan Aksi Curanmor, AIPDA Yusuf dapat Penghargaan dari Kapolda NTB

Mataram, PSnews – Seorang anggota Satlantas Polres Lombok Barat Aipda Yusuf, yang berhasil menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mendapat penghargaan dari Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K., M.H. Aparat polisi itu berhasil melumpuhkan pelaku dengan cara menendang sepeda motor hasil curian yang sedang melaju kencang. Kapolda menganggap tindakan personel tersebut melakukan aksi yang berbahaya saat menjalankan tugasnya. “Atas dedikasi, keberanian dan kepedulian kepada masyarakat, maka dia (Aipda Yusuf) pantas mendapat apresiasi,” tandas Kapolda NTB, Kamis (4/11/2020).

M Iqbal menyebut, Yusuf menjalankan tugas kepolisian dengan sangat baik dan juga tanggap terhadap keadaan di sekitar. “Aipda Yusuf telah berhasil menggagalkan aksi pencurian motor. Kemampuannya dalam menjatuhkan motor yang dibawa lari pelaku memang berbahaya, namun insting Aipda Yusuf sungguh luar biasa,” ujar Kapolda NTB.

Selain itu, Kapolda NTB memberikan penghargaan kepada Satker dan personel yang berprestasi di bidang penegakan hukum. Ada juga pemberian medali kepada Polisi favorit Polda NTB periode Agustus dan September 2020 sebanyak 28 orang. “Mari kita dedikasikan kebahagiaan kita kepada rekan-rekan yang telah membawa citra positif di kalangan publik, terutama di masyarakat provinsi NTB.

Menurut Jendral Bintang Dua itu sistem reward and punishment adalah sistem yang efektif di setiap organisasi mana pun. Menurutnya yang berprestasi harus diberi apresiasi dan penghargaan. “Begitu juga sebaliknya, siapa yang melanggar kita akan berikan hukuman atau punishment kepada yang bersangkutan. Itu adalah spirit untuk maju dalam meraih keberhasilan ke depan,” tegas M Iqbal.

Untuk diketahui, seorang pria di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap lantaran kedapatan mencuri sepeda motor milik warga. Pelaku ditangkap saat polisi sedang menggelar Operasi Zebra. “Saat itu, jajaran Ops Zebra Rinjani Polres Lombok Barat sedang membagikan masker dan hand sanitizer kepada pengendara yang tertib, tiba-tiba dari arah Mataram ada kendaraan Beat yang diteriaki oleh warga,” tutur Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu Rita Yuliana, dalam keterangannya, Minggu (1/11/2020).

Aksi tersebut terjadi pada Sabtu (31/10), saat polisi menggelar Operasi Zebra Rinjani 2020 di jalan Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Yuliana mengatakan saat kejadian warga meneriaki pelaku maling. “Warga teriak ‘maling-maling’ dari arah jauh, anggota saya Aipda Yusuf langsung spontan menghentikan aksi terduga pelaku pencurian sepeda motor tersebut (dengan menendang motor),” tambahnya.

Meski terjatuh, pelaku tetap berusaha melarikan diri ke arah perkampungan warga. Beruntung pelaku dapat diamankan petugas dari amukan warga.

Pelaku terjatuh dari sepeda motor yang diduga merupakan hasil curian tersebut, namun pelaku bukannya menyerahkan diri ke polisi, karena panik pelaku malah sembunyi ke salah satu rumah warga. “Namun bukannya mendapat perlindungan dari warga, terduga pelaku malah akan akan dihakimi oleh warga setempat yang berang atas ulahnya. Kemudian anggota yang melaksanakan Ops Zebra bersama-sama langsung mengejar dan mengamankan pelaku untuk mengantisipasi amukan warga,” tutupnya. (PSp)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *