Bupati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Dilakukan Transfaran

Sumbawa, PSnews – Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril menekankan kepada seluruh Desa yang ada di Kabupaten Sumbawa, agar dapat mengelola dana desa secara transparan. Sebab, Pemerintah Pusat maupun Daerah sangat serius memperhatikan pembangunan desa, yang dibuktikan dengan kucuran dana desa 2018 yang mencapai Rp. 6.343.190.000. “Besarnya dana desa harus diimbangi dengan kemampuan pengelolaan yang memadai oleh pemerintah desa,’’ kata Bupati saat melaksanakan safari ramadhan perdana di Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas, Senin (21/5/2018).

Bupati mengaku prihatin terhadap realita yang ada, dimana masih terbatasnya kapasitas desa untuk mengelola keuangan desa secara profesional, transparan dan akuntabel. Dari laporan hasil pemeriksaan Inspektorat Sumbawa, masih ada temuan-temuan yang bersifat material atau beresiko, seperti kelalaian atau keterlambatan penyetoran pajak, pekerjaan fisik yang belum terlaksana, belanja modal yang dilaporkan telah terealisasi padahal belum dibeli, kelebihan bayar atas biaya perjalanan dinas, hasil pekerjaan yang kurang sempurna, belanja barang/jasa yang tidak efektif, serta temuan-temuan lainnya yang bersifat mal administrasi dan berpotensi menimbulkan kerugian-kerugian yang lebih besar.

Apabila demikian kondisinya, lanjut Bupati, maka tidak heran jika sampai saat ini, sudah ada 9 Kepala Desa yang tersangkut kasus hukum, dan beberapa diantaranya sudah ada yang divonis penjara dan pemberhentian sebagai Kepala Desa. ‘’Kondisi ini berdampak pada kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pemanfaatan dana desa bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,’’ tuturnya.

Dalam kesempatan  itu, Bupati minta kepada seluruh Kades beserta jajarannya agar ke depan lebih berhati-hati dan amanah dalam mengelola dana desa. Sehingga hajat pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud. Bupati juga meminta kepada Camat agar lebih intensif melakukan pengawasan dan pembinaan dengan berkoordinasi kepada perangkat daerah terkait.

Selain itu, terkait kesulitan pelayanan dasar di empat desa di Pulau Medang dan Pulau Moyo, Pemda mengaku akan terus melakukan upaya-upaya maksimal guna mewujudkan pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakat. Wujud keseriusan tersebut antara lain dalam kurun waktu sekitar 2 tahun 3 bulan kepemimpinannya sudah terwujud pembangunan dermaga dan puskesmas di Desa Sebotok Pulau Moyo.

Pada bagian lain, Bupati mengingatkan kepada semua pihak dan masyarakat pada umumnya agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Termasuk menghindari kegiatan-kegiatan yang berbau maksiat, seperti hiburan malam yang identik dengan minuman keras, penyalahgunaan narkoba, dan sejenisnya, yang kerap menimbulkan gangguan kamtibmas dan mengganggu kondusifitas masyarakat.

Pada Safari Ramadhan yang dihadiri oleh Wakil Bupati, unsur Forkopimda dan para pimpinan OPD itu juga diserahkan bantuan berbagai proyek di Kecamatan Labuhan Badas dengan total nilai Rp. 1.343.000.000. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *