Sumbawa Bisa Mengadopsi Program Tangerang Live

Sumbawa, PSnews – Pemerintah Kota Tangerang, Banten, terus mengembangkan program Kota Cerdas atau smart city, sebagai upaya merealisasi visi yang dituangkan ke dalam slogan Tangerang Live. Slogan tersebut merupakan akronim cita-cita Kota Tangerang yang terdiri dari Liveable, Investable, Visitable dan E-City. Konsep tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan dan mempercepat pelayanan masyarakat lewat berbagai program berbasis teknologi, informasi dan komunikasi (TIK). 

Kosep Pemkot Tangerang dalam upaya mempercepat pembangunan di daerahnya nampaknya mengundang daya tarik Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa untuk melakukan kunjungan kerja ke daerah setempat.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, Syamsul Fikri mengaku tertarik dengan program Tangerang Live yang sedang diterapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang belakangan ini. Belum lama ini, kata Fikri, Komisi I didampingi pihak eksekutif yakni Kabid Pasar melaksanakan Kunker ke Kota Tangerang, Banten. Kunker ke Tangerang itu untuk mengetahui kiat-kiat Pemkot setempat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya. “Kami ingin mengetahui bagaimana caranya atau mekanisme sehingga Pemkot Tangerang bisa meraih PAD sebesar PAD Rp 1.501 triliun pertahun, melalui pasar modern yang incomenya mencapai di atas Rp 3 miliar, dengan total APBD sebesar Rp 4.151 triliun,” papar Fikri.

Syamsul Fikri (kanan) saat diawancarai wartawan

Ia mengatakan, di Tangerang belum pernah ada relokasi dari pasar tradisional menjadi pasar modern. Pasar modern dibangun, demikian juga halnya dengan pasar tradisional, sehingga tercipta persaingan secara profesional. “Sehingga pemetaan pasar tradisional, pasar modern, juru pungut, benar – benar profesional,” ujarnya.

Selain itu, sambung Fikri, PAD yang diperoleh dari PDAM Kota Tengerang mencapai Rp 8 miliar pertahun. “Sementara keberadaan PDAM Sumbawa jangankan mau memberikan PAD, justru sebaliknya Pemda yang memberikan subsidi setiap tahun. Ini menjadi barometer dalam pemerintahan HUSNI-MO. Pengelolaan PDAM Kota Tangerang diserahkan kepada perusahaan daerah (Perusda) secara profesional sehingga benar – benar memberi kontribusi kepada daerahnya, Sementara PDAM di Sumbawa berada dibawah naungan Bagian Ekonomi Setda Sumbawa,” ungkap Fikri yang juga sebagai mantan Ketua Tim Sukses pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa – Husni Mo pada Pemilukada tahun lalu.

ia berharap, visi misi “Tangerang Live” dapat diterapkan dalam pemerintahan HUSNI-MO. Demikian pula halnya dengan manajemen PDAM Sumbawa bisa merujuk dengan konsep yang diterapkan Pemkot Tangerang. (PSj)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *