Pemda Diminta Waspadai Bencana Longsor

Sumbawa, PSnews – Meski intensitas hujan di wilayah Kabupaten Sumbawa belum begitu tinggi, namun Pemkab Sumbawa diminta untuk tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor. Termasuk perlunya Pemda memberikan informasi terkait kondisi cuaca kepada petani agar proses bercocok tanam bisa berjalan baik.

Anggota Fraksi Nasdem DPRD Sumbawa – Edy Syarifuddin menyebutkan, ada beberapa Kecamatan di Kabupaten Sumbawa yang rawan longsor, seperti Kecamatan Batu Lanteh, Ropang dan lainnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perlu ditempatkan alat berat di wilayah dimaksud agar ketika terjadi bencana, maka dapat segera ditangani.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Fraksi Gerindra – Muhammad Faisal, curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir dikhawatirkan bisa menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor. Apalagi bencana tersebut telah terjadi di jalan lintas Sumbawa – Lunyuk di KM 72, terjadi longsor tebing jalan sehingga menutupi sebagian jalan.
“Hal ini membutuhkan perhatian Pemerintah agar akses jalan tersebut dapat ditangani secara cepat dan harapan masyarakat agar alat berat dapat stand bye di lokasi rawan longsor,’’ ujarnya.

Terkait cuaca yang tidak menentu sekarang ini, kata Faisal, juga bisa membawa dampak bagi masyarakat khususnya petani. Sekarang ini petani tidak berani bercocok tanam karena perubahan musim hujan yang cukup ekstrim. Ada ketakutan di kalangan petani bahwa hujan yang terjadi sekarang ini tidak akan berlangsung lama.

Untuk itu pihaknya berharap agar Pemda harus mengambil sikap terkait dengan anomali cuaca yang terjadi saat ini. “Jangan biarkan masyarakat berada dalam ketidak pastian. Kami meminta kepada Pemerintah untuk dapat memberi pemahaman/sosialisasi mengenai kepastian musim tanam. Tentu berdasarkan prakiraan cuaca yang berlandaskan kepada ilmu pengetahuan sebagaimana prakiraan cuaca yang dilakukan BMKG,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *