Daerah Terpencil di Sumbawa Butuh Ambulance

Sumbawa, PSnews – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa – Khairuddin menganggap daerah terpencil di daerah ini membutuhkan perhatian lebih dalam hal pelayanan kesehatan. Kondisi geografis Kabupaten Sumbawa yang sangat luas dan letaknya saling berjauhan, menurut  Khaeruddin, perlu menjadi acuan bagi Pemerintah untuk memberikan perhatian lebih. Salah satunya soal pengadaan dan pendistribusian mobil ambulance puskesmas, untuk mengantisipasi pasien yang kondisinya sangatdarurat, urgen dan membutuhkan rujukan dengan segera.

Pada dasarnya Khairuddin memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan dalam upaya mengejar akreditasi terhadap salah satu Puskesmas yaitu Puskesmas Kecamatan Empang. Harapannya agar semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Sumbawa bisa terakreditasi sehingga dapat memberikan pelayanan prima dan tidak ada lagi keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Sementara dalam rangka optimalisasi pelayanan kesehatan, pihaknya memandang perlu dilakukan pengadaan dan pendistribusian mobil ambulance bagi Puskesmas di wilayah terpencil. Setidaknya untuk melayani pasien yang kondisinya darurat dan butuh rujukan ke Rumah Sakit. “Seperti Kecamatan Ropang dan kecamatan lainnya yang belum mendapat sarana (Mobil Ambulance). Makanya kami merekomendasikan ke Pemda agar segera memprioritaskan pengadaan dan pendistribusian,’’ ujarnya.

Sementara Anggota Komisi I DPRD Sumbawa Adizul Syahabuddin mengaku prihatin terhadap pengadaan lima unit ambulance dobel gardan untuk puskesmas terpencil, yang dilakukan melalui Unit Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Daerah (LPBJP). Pasalnya sudah beberapa kali pengadaan kendaraan tersebut mengalami kegagalan.

Menurutnya, upaya Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa dan ULP sebagai leading sektor pengadaan barang dan jasa, telah tiga tahun berturut-turut mengalami kegagalan pengadan ambulance tersebut. Sehingga pihaknya berharap pada tahun 2016 ini pengadaan ambulance tersebut dapat direalisasikan, mengingat ambulance sangat dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan di daerah tersulit yang dimaksud. ‘’Kita tidak ingin jatuh di lubang yang sama, artinya kegagalan tahun lalu, diharapkan tidak terulang lagi di tahun ini,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published.