Pemda Belum Berhasil Pindahkan Pedagang Pasar Seketeng

Sumbawa, PSnews – Upaya Pemkab Sumbawa untuk menata bagian depan Pasar Seketeng masih terus berlanjut. Sebelumnya, Tim Penertiban Pasar menjadwalkan penertiban pedagang dilakukan 9 Mei 2016. Namun tim baru turun pada Selasa (10/5/2016), hanya kembali untuk melakukan pendekatan, dan belum berhasil memindahkan para pedagang. Apalagi di hari sebelumnya, para pedagang menggelar aksi demo menolak untuk dipindah.

Ketua Tim Penertiban Pasar Seketeng – Naziruddin yang ditemui awak media menjelaskan, sosialisasi dan himbauan secara persuasif kepada para pedangang untuk bisa berjualan di dalam pasar sudah dilakukan. Dari pendekatan yang dilakukan, pada dasarnya pedagang mau untuk memindahkan dagangannya. Namun Pemda harus memenuhi apa yang menjadi tuntutan para pedagang. Seperti kapling lapak harus besar. Padahal, Pemda sudah menentukan masing-masing pedagang akan menempati lapak 1×2 meter. “Yang tidak mau diterima para pedagang, karena mereka menganggap lapak yang disediakan Pemerintah tidak sesuai dengan apa yang menjadi tuntutannya,’’ tutur Nazir.

Walaupun sudah sempat turun lokasi pada Selasa pagi, tim masih memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk berjualan. Mereka diharap bisa dengan sadar untuk pindah. Karena tujuan Pemerintah menata Pasar Seketeng pun untuk memberikan rasa nyaman bagi pedagang dan pembeli. “Bagi yang tidak mau masuk ke dalam pasar, maka akan ada upaya lanjutan, seperti penindakan,’’ tukasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumbawa – Zainal Abidin menambahkan, sebelum tim penertiban ini turun pihaknya sudah melakukan pendekatan-pendekatan kepada para pedagang untuk mau masuk kedalam pasar. Upaya penataan masih akan terus dilakukan, sampai tanggal 16 Mei sesuai jadwal yang ditetapkan Tim. “Kita harapkan mereka bisa berjualan di dalam pasar,’’ ujarnya.

Ditemui terpisah, salah seorang pedagang Pasar Seketeng – Agus mengatakan, seharusnya Pemda sudah memikirkan solusi bagaimana mengatasi masalah ini. Dirinya pun mengaku bersedia masuk, namun khawatir tidak mendapat tempat karena lokasi pasar sudah tidak representatif lagi, ditambah banyaknya jumlah pedagang yang akan dimasukkan.  “Saya siap pindah ke dalam, tetapi apakah ada tempat bagi saya di dalam? Inilah yang menjadi kekhawatiran saya,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *